RADAR JOGJA – Ketua Umum Komite olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIJ Djoko Pekik Irianto meminta tim Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) tetap fokus berlatih jelang PON XX Papua 2021. Hal itu diungkapkan Djoko Pekik merespons kabar Kota Jayapura, yang menolak menjadi tuan rumah PON, Oktober mendatang.

Djoko Pekik berharap rumor tersebut tidak menggangu konsentrasi pelatih maupun atlet. Terlebih, saat ini persiapan sudah memasuki periode pra kompetisi. “Pelatih harus terus membangun optimisme penuh pada para atletnya bahwa PON Papua tetap akan dilaksanakan sesuai agenda,” ujar pria 58 tahun itu, Selasa (25/5).

Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu juga berpesan agar pelatih dan atlet tidak terpengaruh adanya pemberitaan negatif terkait PON Papua. Yang pasti, kata Djoko Pekik, KONI DIJ proaktif memantau dan mengawal perkembangan pelaksanaan PON bersama KONI Pusat dan PB PON.

Saat ini, ada 19 cabor / 24 subcabor yang tergabung dalam puslatda PON XX DIJ. Meliputi atletik, balap motor, billiar, bola voli pantai, menembak, panahan, pencak silat, renang artistik, sepatu roda, terbang layang, terjun payung, dan aeromodelling.

Kemudian binaraga, catur, gantolle, judo, kempo, panjat tebing, polo air, rugby, sepatu roda, taekwondo, tarung derajat, wushu, dan renang perairan terbuka. Secara keseluruhan DIJ akan memberangkatkan 195 kontingen. Dengan rincian 141 atlet dan 54 pelatih.

Sebelumnya, Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano menegaskan bahwa Kota Jayapura menolak menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON. Penolakan itu ditengarai lantaran tidak adanya keterbukaan dana dari PB PON terhadap sub penyelenggara PON dalam pembahasan dan penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA).

“Empat hari saya bertemu PB PON dalam menyusun RKA. Karena kami penyelenggara, maka PB PON harus serahkan penuh akomodasi, transportasi, dan konsumsi kepada kota. Jangan ditahan-tahan, karena kami yang selenggarakan, tapi tidak ada keterbukaan DPA dari bidang I sampai IV,” papar Benhur Tomi seperti dikutip dari Cenderawasih Pos (Jawa Pos Grup). (ard/bah)

Jogja Sport