RADAR JOGJA – Tim pemusatan latihan daerah (Puslatda) DIJ langsung digenjot latihan setelah diberi jeda libur lebaran. Persiapan terus dilakukan karena waktu menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) tinggal lima bulan lagi.

Wakil Ketua Umum II Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIJ Rumpis Agus Sudarko mengatakan, bahwa pihaknya memang mengimbau tim puslatda untuk tak mengendorkan latihan. Bahkan, saat Lebaran kemarin pihaknya hanya memberikan libur singkat kepada atlet. “Karena sudah pra-kompetisi jadi tidak boleh santai-santai, sudah mepet lima bulan lagi. Tidak ada lagi penggenjotan fisik tetapi fokusnya untuk mental bertanding dan strategi bertanding,” ujar Rumpis belum lama ini.

Secara keseluruhan, Rumpis menyebut persiapan berjalan lancar dan sesuai yang diharapkan. Tak ada kendala yang dihadapi cabang olahraga (cabor) saat proses latihan. “Alhamdulillah seperti biasa dengan jadwal latihan masing-masing. Pantauan dari satgas puslatda semua berjalan dengan baik,” ucap pria yang juga ketua satgas puslatda itu.

Sementara itu, pelatih puslatda sepatu roda, Sugeng Lasono menuturkan timnya sudah melakukan latihan sejak Sabtu (16/5). Latihan digelar di dua tempat berbeda, yakni Stadion Mandala Krida dan Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul. ”Latihannya pagi dan sore,” jelasnya

Sugeng menyebut kondisi fisik Aradhana Wikanestri dkk cukup oke. Sebab, saat libur pemain diminta melakukan latihan individu. “Alhamdulillah progres untuk atlet sudah masuk fase persiapan pra-kompetisi dan ada peningkatan 75 – 80 persen,” kata Sugeng.

Yang jelas, tim sepatu roda akan terus membenahi kekurangan selama Puslatda. Rencananya sepatu roda akan mengikuti try out atau uji coba pada Juli mendatang. Uji coba, dirasa sangat penting untuk mengukur hasil latihan atlet. “Nanti jadi try out kedua karena kemarin kami sudah ikut try out di Semarang. Secara hasil cukup baik cuma harus ditingkatkan lagi,” pungkasnya.

Saat ini, ada 19 cabor per 24 subcabor yang tergabung dalam puslatda PON XX DIJ. Meliputi atletik, balap motor, billiar, bola voli pantai, menembak, panahan, pencak silat, renang artistik, sepatu roda, terbang layang, terjun payung, dan aeromodelling.

Kemudian binaraga, catur, gantolle, judo, kempo, panjat tebing, polo air, rugby, sepatu roda, taekwondo, tarung derajat, wushu, dan renang perairan terbuka. Secara keseluruhan DIJ akan memberangkatkan 195 kontingen. Dengan rincian 141 atlet dan 54 pelatih. (ard/bah)

Jogja Sport