RADAR JOGJA – Indah Lupita Sari termasuk salah satu atlet andalan jalan cepat Provinsi DIJ. Selain disibukkan dengan aktivitas latihan, perempuan berusia 25 tahun ini juga sebagai karyawan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIJ.

Sudah lima bulan Indah bekerja di KONI DIJ. Tepatnya di bagian staf administrasi. Meski masih aktif sebagai atlet, perempuan kelahiran 6 November 1995 itu mengaku menikmati dua peran yang bertolak belakang itu.

Indah menceritakan, pekerjaan itu didapat usai menyelesaikan pendidikannya di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Ketika itu dia mendapat tawaran dari Ketua Umum KONI DIJ Djoko Pekik Irianto, yang kebetulan posisi staf administrasi sedang lowong.

“Prof Djoko pembimbing skripsi dan beliau juga melihat hasil-hasil pertandinganku. Dulu pas zaman skripsi, banyak sharing dan ditawarin bagaimana kalau kerja di KONI,” kata Indah kepada Radar Jogja  (5/5).

Tak berpikir lama, tawaran itu pun langsung diterimanya. Namun sebelumnya Indah sudah lebih dulu berkonsultasi dengan sang pelatih Ivan Budi Aji. “Nanya coach Ivan, baiknya diterima apa nggak, soal jam latihan juga bagaimana. Ya sudah akhirnya jalan sampai sekarang,” ujarnya.

Bagi Indah, bukan hal sulit menjalankan dua profesi yakni sebagai atlet maupun pekerja kantoran. Sebab, sejauh ini baik latihan maupun ngantor sama-sama bisa berjalan beriringan. Malah, KONI juga memberi kelonggaran dan memaklumi statusnya sebagai atlet.

“Saya masih bisa meng-handle sih. Berangkat latihan subuh, habis itu ngantor, kadang setengah tiga sore dari KONI sudah pulang terus saya langsung siap-siap untuk latihan,” bebernya.

Yang jelas, atlet dengan tinggi 158 cm itu sangat bersyukur bisa bekerja di KONI DIJ. Sebab, kata Indah, tak semua orang punya kesempatan dan keberuntungan sepertinya.

“Saya harus bisa jaga latihan dan kerja. Kadang kan ada yang sudah dapat kerja terus putus di atletnya. Tapi karena saya dapat kerjaan karena sebagai atlet, ya saya juga harus jaga prestasi,” ucap Indah.

Saat ini atlet asal Gunungkidul itu tengah fokus mempersiapkan diri jelang menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. PON tahun ini akan jadi debut Indah di multievent olahraga di Indonesia itu. Target tinggi dibidik anak pertama dari empat bersaudara itu yakni mempersembahkan emas untuk Kota Gudeg.

Untuk merealisasikan target yang dicanangkan, Indah bertekad untuk bekerja lebih keras lagi. Dia tak ingin mengecewakan KONI DIJ yang sudah men-support selama ini.

“Ya karena saya dapat kerjaan dari prestasi dan kerja di KONI, saya harus punya tanggung jawab yang lebih lagi. Jangan sampai sudah diperhatikan terus ngecewain di PON. Sebagai pelecut, jadi pressure-nya dari saya sendiri,” tandasnya. (ard/laz)

Jogja Sport