RADAR JOGJA – Jika sebagian klub sudah meliburkan skuadnya jelang Lebaran, namun tidak demikian dengan Bima Perkasa Jogja (BPJ). Tim besutan David Singleton itu masih tetap melakukan latihan seperti biasa. Latihan tersebut sebagai persiapan menghadapi play off Indonesian Basketball League (IBL) 2021.

Ya, sejauh ini tim kebanggaan Kanca Bima itu terus menggenjot latihan Azzaryan Pradhitya cs. BPJ memang butuh persiapan serius agar bisa maksimal di play off. Sekaligus membuktikan bahwa DIJ bukan sekadar kota dengan pasar basket yang cukup besar saja, namun juga bisa meraih prestasi olahraga di tingkat nasional.

Belum adanya libur ditanggapi santai oleh pemain BPJ Ali Mustofa. Ali mengatakan, seandainya tak ada jatah libur, kemungkinan pemain akan merayakan lebaran di Kota Gudeg. Kendati begitu, saat ini dirinya masih menunggu pengumuman resmi dari manajemen. “Tapi ya kasihan juga yang jadi perantau tidak bisa berlebaran dengan keluarga tapi namanya juga risiko pekerjaan dan kondisinya seperti ini,” kata Ali kepada Radar Jogja, Senin (3/5).

Disinggung soal progres persiapan tim jelang play off, Ali menuturkan sejauh ini latihan berjalan sesuai program tim pelatih. Artinya masih dalam track yang tepat. “Alhamdulillah persiapan tim makin hari makin detail dan teman-teman antusias untuk menyambut babak play off,” paparnya.

Karena Ramadan, pola latihan mengalami sedikit perubahan. Biasanya latihan dilakukan pagi atau sore hari, tapi selama Ramadan tim pelatih meminta latihan dilakukan pada malam hari. “Bulan puasa sama saja sih kerja keras cuma jam latihan saja yang berbeda. Alhamdulillah untuk kendala sejauh ini tidak ada. Materi latihan lebih fokus ke defend dan ovent dan pendalaman system,” beber point guard BPJ Tifan Eka Pradita.

Di babak play off satu-satunya wakil DIJ di IBL itu akan bersua Louvre Dewa United Surabaya pada 23-25 Mei mendatang. (ard/bah)

Jogja Sport