RADAR JOGJA – Tim Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) panjat tebing DIJ terus mematangkan persiapan jelang PON XX Papua. Para atlet berlatih intensif sesuai program yang diberikan tim pelatih. Maklum, waktu menuju multievent empat tahunan itu tinggal menyisakan enam bulan lagi.

Karena Ramadan, intensitas latihan sedikit dikurangi. Toh, jika dipaksakan dengan latihan berat hasilnya tak akan maksimal. “Untuk porsi latihan satu minggu awal puasa kemarin kami kurangi 40 persen. Latihan fisik sementara ini berkurang,” kata pelatih Puslatda panjat tebing Sultoni Sulaiman kepada Radar Jogja, Jumat (28/4).

Sultoni menjelaskan, ada perubahan jadwal latihan selama Ramadan. Dari yang biasanya sehari dua kali, pagi dan sore menjadi sore hari saja. Itu dilakukan karena atlet melakoni latihan dalam kondisi berpuasa.

Dalam sepekan latihan dilakukan sebanyak lima kali. Yakni Senin, Selasa, Kamis, Jumat, dan Sabtu di kompleks Stadion Mandala Krida, Jogja. “Kalau Rabu dan Minggu kami libur,” ujar Sultoni.

Nah, di pekan kedua intensitas latihan mulai dinaikkan. Namun, tetap dalam batas wajar. Termasuk materi latihan juga hanya difokuskan pada teknik dan koordinasi. Sejauh ini, tidak ada atlet yang bermasalah dengan kondisi fisiknya. “Kondisi atlet cukup bagus tidak ada masalah,” jelas pelatih 43 tahun itu.

Sementara itu, salah satu atlet panjat tebing DIJ Rahmayuna Fadillah berujar, latihan di bulan Ramadan berjalan cukup lancar. Menurut dia, tim bisa beradaptasi dengan baik, meski harus latihan dalam kondisi perut kosong. “Awalnya berat memang karena lagi puasa juga kan. Tapi lama-lama sudah biasa saja,” ucap atlet yang akrab disapa Yuna itu.

Saat ini ada delapan atlet panjat tebing yang tercantum dalam SK Puslatda PON DIJ. Mereka adalah Seto, Fari, Andika, Surya Agung Pangestu, Rahmayuna Fadilla, Amelia Windy Ariesta, Dyah Puspitaningtyas, dan Sukma Lintang Cahyani. Tapi, dari ke delapan itu, hanya tiga atlet yang mewakili DIJ di Papua. Sebab, selama Puslatda panjat tebing memberlakukan sistem promosi degradasi atlet. (ard/pra)

Jogja Sport