RADAR JOGJA-  PSS  Sleman mampu menunjukkan permainan aktraktif  di pertandingan semifinal leg pertama Piala Menpora 2021, Jumat (16/4) malam di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Super Elja bahkan bisa unggul lebih dulu melalui gol heading Saddam Gaffar memanfaatkan umpan silang Samsul Arifin.

Sayangnya, satu gol tersebut berbalas duo gol dari lawan lewat kepala Victor Igbonefo dan sepakan Frets Butuan di menit akhir.

“Dari menit awal sampai menit ke-90 saya pikir kita main bagus sekali. Ada empat peluang bagus dari situ kita bisa mengubah pertandingan dengan leading 1-0. Lalu dua gol kami kasih ke Persib akibat kesalahan yang kami buat,” jelasnya.

Dejan menambahkan, meski harus kalah, optimisme tetap diusung Dejan untuk menatap semifinal leg kedua, Senin (19/4) mendatang.

“Semoga nanti 90 menit kita main di Solo bisa kita perbaiki karena kita harus cari hasil yang positif, dan kita bisa balas. Pertandingan hari ini kita bisa belajar banyak.

Kadang-kadang di sepakbola kita harus beruntung sedikit. Hari ini kita tidak beruntung, tapi mungkin di Solo nanti bisa. Tapi sekali lagi saya salut, terima kasih banyak untuk pemain saya yang bekerja keras hari ini,” kata pria kelahiran Serbia saat sesi post match press conference.

Saddam Gaffar yang ikut hadir mendampingi Dejan Antonic mengamini pun pernyataan Dejan.

“Alhamdulillah bisa mencetak gol untuk PSS dan tim juga bermain cukup bagus hari ini. Kita hanya kurang keberuntungan saja,” tutur pemain hasil polesan PSS Development Center tersebut.

PSS harus bisa membalikkan keadaan agar langsung melaju ke final. Kemenangan minimal selisih dua gol wajib didapat pada duel semifinal leg kedua di Stadion Manahan, Solo.

Jika hanya menang dengan selisih satu gol, pertandingan harus diakhiri dengan tendangan adu penalti. Ditanya mengenai peluang lolos ke final, Dejan pun menjawab dengan mantap. “Besar Sekali,” tegasnya. (sky)

Jogja Sport