RADAR JOGJA – Setelah pelaksanaan Musorda di Hotel Grand Mercure 27 Maret lalu, tim formatur langsung gerak cepat membentuk kepengurusan KONI DIJ periode 2021-2025. Sebab, formatur hanya diberi waktu selama 30 hari untuk menyusun kepengurusan yang baru.

Tim formatur terdiri dari Ketua Umum (Ketum) Djoko Pekik Irianto serta dua anggota yakni, Pramana dan KPH Yudhanegara. Kini tinggal sedikit lagi mereka menyelesaikan susunan kepengurusan empat tahun ke depan. “Formatur bekerja cepat, sehari setelah Musorda kami langsung mengadakan rapat untuk menyusun konsep kepengurusan,” kata Djoko Pekik, Senin (12/4).

Setelah menggelar empat kali rapat, tim formatur menetapkan kepengurusan yang berasal dari berbagai kalangan. Seperti pengda cabang olahraga (cabor), badan fungsional, KONI kabupaten/kota, akademisi, unsur pemerintah daerah (pemda) dan profesional.

Djoko Pekik menuturkan, meski calon pengurus representasi dari berbagai kalangan namun pihaknya tetap mengutamakan kompetensi dan profesionalitas. Untuk jumlah total pengurus kali ini sama dengan periode sebelumnya yaitu sebanyak 37 personal. Yang terdiri dari 50 persen wajah baru dan sekitar 20 persen perempuan.

Sebelumnya, para calon pengurus telah dikumpulkan untuk menandatangani pakta integritas pada 6 April. Dua hari setelahnya formatur bersurat kepada Ketum KONI Pusat meminta penerbitan SK kepengurusan KONI DIJ masa bakti 2021-2025. “Untuk mempercepat terbitnya SK, kami menugaskan personal untuk bertemu sekjen KONI Pusat di Jakarta, sekaligus audiensi terkait rencana pelantikan,” beber Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNY itu.

Jika sesuai rencana, pelantikan kepengurusan KONI DIJ bakal dilaksanakan antara 25 – 30 April 2021. Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Noorman juga menyatakan kesiapannya hadir di DIJ untuk melantik secara langsung pengurus KONI DIJ 2021- 2025. (ard/bah)

Jogja Sport