RADAR JOGJA – Bima Perkasa Jogja (BPJ) bersiap melanjutkan petualangannya di Indonesian Basketball League (IBL) 2021. Itu setelah tim besutan David Singleton itu berhasil merebut tiket play off IBL. Di fase ini satu-satunya wakil DIJ di IBL itu kembali mengincar hasil maksimal. Yakni, melaju ke semifinal.

Keberhasilan BPJ lolos ke play off tak dilalui dengan mudah. Apalagi, di sepanjang seri reguler kemarin badai cedera datang silih berganti. Galank Gunawan, Febri Utomo, Restu Dwi Purnomo, dan Tifan Eka Pradita yang sempat absen sepekan.Selama satu pekan itu pula BPJ bertanding dengan delapan pemain. Alhasil mereka menelan empat kekalahan secara beruntun dari West Bandits, Indonesia Patriots, Bali United, dan Pelita Jaya.

David Singleton mengatakan, keberhasilan melenggang ke play off karena seluruh pemain mau bekerja keras. Kekompakan juga menjadi faktor. Kuncinya, kata dia,di pemain. Yang mengesampingkan ego dan kondisi lalu bertarung sampai akhir. “Minggu depan mungkin sudah ada kepastian tentang langkah kami untuk playoff karena ada pertemuan dengan manajemen,” kata pelatih asal Amerika itu.

Sementara, Tifan Eka Pradita bersyukur timnya melaju ke play off. Bagi Tifan, lolos di fase ini terasa sangat istimewa lantaran di seri reguler beberapa laga BPJ tak tampil full tim. “Di beberapa pertandingan tim kami sempat tidak lengkap karena faktor beberapa pemain ada yang cedera,” ucapnya.

Nah, di pertandingan nanti dia optimistis BPJ dapat meraih hasil terbaik. Kekompakan tim diharapkan terus berpanjut di laga-laga yang akan datang. “Persiapan buat play off sendiri kami akan kerja keras lagi dilatihan, berbenah apa yg harus dibenahi. Kami sangat optimis buat lolos kebabak semifinal maupun final,” tegasnya. (ard/pra)

Jogja Sport