RADAR JOGJA – Pengurus Daerah Persatuan Sepaktakraw Indonesia Daerah Istimewa Jogjakarta periode 2021- 2025 bertekad meloloskan atlet ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Sumatera Utara dan Nangroe Aceh Darussalam.

Dibawah komandan ketua umum Syukron Arif Muttaqin, PSTI DIJ menerapkan program long term atlet development (LATD).

“Program ini merupakan program pembinaan atlet dari usia dini hingga menjadi atlet yang matang dengan sistem pendidikan khusus,” jelas Syukron dalam rapat kerja daerah (Rakerda) Pengda PSTI DIJ di Gedung DPRD DIJ Jalan Malioboro Nomor 54  Jogja  Sabtu (10/4).

Hadir dalam rakerda ini jajaran pengurus Pengda PSTI DIJ dan perwakilan pengurus kabupaten dan kota se-DIJ.

Kegiatan bertema Kita wujudkan Soliditas Untuk Meningkatkan Prestasi Sepaktakraw Jogjakarta Tahun 2021 ini juga dihadiri Ketua Umum KONI DIJ  Djoko Pekik Irianto sekaligus membuka raker.

Menurut Syukron, ada beberapa kriteria calon atlet sepaktakraw yang direkrut. Antara lain, tinggi badan, niat, dan komitmen.

“Jadi, kami tidak mencari atlet yang sudah jadi. Tapi, kami bibit yang siap dididik menjadi atlet,” tegasnya.

Syukron menjelaskan, program ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pengda PSTI DIJ Perlu adanya dukungan dari berbagai pihak. Termasuk KONI DIJ.

“Makanya kami berharap KONI DIJ sebagai induk organisasi olahraga, bisa memberikan dukungan kepada kami. Karena jika jadi, para atlet ini akan membawa nama DIJ,” jelasnya.

Sementara itu, Ketum KONI DIJ Djoko Pekik mengaku bangga dengan terselenggaranya kegiatan rakerda Pengda PSTI DIJ Sebab, salah satu kunci dari jalannya organisasi adalah terselenggaranya tahapan-tahapan mekanisme organisasi.

“Dalam rakerda ini kan menyusun program yang nantinya akan dijalankan oleh pengurus. Makanya kegiatan ini menjadi penting,” ujarnya.

Selain itu, Djoko Pekik juga menegaskan siap mendukung apa yang menjadi program dan kegiatan yang dirancang oleh cabang olahraga (cabor).

”Yang penting  programnya realistis dan bertujuan untuk peningkatan prestasi atlet,” tegasnya.

Dia juga mengaku siap mendukun program LATD yang sudah disiapkan Pengda PSTI DIJ. ”Kami siap mendukung. Apalagi sekarang dukungan dari DPRD DIJ juga cukup besar kepada KONI, karena ada beberapa anggota dewan yang saat ini aktif melakukan pembinaan pada cabang olahraga,” tandasnya. (naf/sky)

Jogja Sport