RADAR JOGJA – PSS Sleman akhirnya sukses memetik kemenangan perdana pada babak penyisihan Grup C Piala Menpora 2021. Ya, tim besutan Dejan Antonic itu berhasil menundukkan Persik Kediri dengan skor tipis 1-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis sore (1/4). Tiga poin penting itu membuka peluang PSS untuk melaju ke babak selanjutnya.
Gol PSS dicetak oleh Nico Velez pada menit ke-10. Gol semata wayang itu lahir berkat aksi individu Irfan Jaya mengirimkan umpang silang yang kemudian sukses dimaksimalkan penyerang asal Argentina itu.

Hasil positif ini membuat tim berjuluk Super Elang Jawa itu naik ke peringkat tiga klasemen sementara Grup C. Mengumpulkan empat poin dari tiga laga yang dilakoni. Sedangkan Persik Kediri tercecer di dasar klasemen dengan nol poin.
Dejan Antonic mengaku senang atas poin penuh yang didapat. Apalagi ini merupakan kemenangan perdananya selama menukangi Super Elja. Yang pasti, dia mengapresiasi kerja keras dan semangat juang yang di tunjukkan anak asuhnya di sepanjang laga. “Selamat untuk pemain bisa meraih poin penuh, game yang berat karena butuh kemenangan,” kata mantan pelatih Madura United itu.

Meski menang, pelatih asal Serbia itu berujar masih ada banyak hal yang perlu di evaluasi. Harapannya tren positif ini dapat berlanjut sampai game terakhir di babak penyisihan nanti. Meski harus perlu perbaikan lagi. “Selanjutnya perlu istirahat memulihkan kondisi fisik. Step by step bebenah,” beber eks pelatih Madura United itu.

Dejan juga mengatakan, chemistry para pemainnya mulai terlihat di laga ketiga kemarin. Dia menyebut progress Bagus Nirwanto cs kian baik setelah beberapa pekan digeber latihan. “Semua pemain kami memang terus diasah baik dalam latihan maupun di saat pertandingan. Yang tentu membuat juga chemistry akan terasah,” paparnya.

Laga kemarin berjalan dengan tempo yang cukup tinggi. Kedua tim sama-sama bermain menyerang dengan menciptakan sejumlah peluang. Hanya saja, Laskar Sembada lebih beruntung berhasil mencuri gol di laga krusial itu. Gol pembuka di laga itu tercipta melalui kerja sama dua rekrutan anyar PSS musim ini.
Di paro kedua, Persik terpaksa bermain dengan 10 orang usai Ahmad Agung menerima kartu kuning kedua lantaran melanggar Kim Kurniawan. Meski unggul jumlah pemain tak lantas membuat PSS bermain agresif. Mereka lebih banyak menunggu bola dengan sesekali melakukan counter attack. “Unggul jumlah pemain justru tidak dominan, tapi kami selalu mengedepankan taktik kami sendiri. Main pintar tidak mau terbuka,” jelas Dejan.

Sementara kiper anyar PSS, Adi Satryo bersyukur dengan kemenangan timnya. Kiper timnas U-19 itu juga senang menjalani debutnya bersama Super Elja. “Hasil yang kami harapkan dan semua berkat kerja keras pemain,” ucapnya. Di laga selanjutnya, PSS akan memainkan laga pamungkas di Grup C kontra Persebaya Surabaya Rabu (7/4) mendatang. (ard/pra)

Jogja Sport