RADAR JOGJA – PSIM Jogja terus bergeliat di bursa transfer musim 2021. Sebelumnya, tim berjuluk Laskar Mataram itu memulangkan mantan pemainnya, yakni Aditya Putra Dewa dan Hendika Arga Permana. Terbaru, mereka merekrut dua talenta muda sekaligus. Keduanya yaitu Dadang Tri yang merupakan eks Persik Kediri dan Savio Sheva (eks PSS Sleman U-18).

Media Officer (MO) Ditya Fajar Rizkizha mengatakan, pemain yang direkrut maupun yang dipertahankan merupakan rekomendasi tim pelatih. Artinya mereka masuk dalam skema pelatih Seto Nurdiyantara musim 2021. “Coach Seto sudah mengerti track record pemain tersebut. Apalagi Dewa dan Arga kan sudah pernah main untuk tim ini, harapannya bisa cepat nyetel dan tidak butuh waktu lama untuk mereka adaptasi,” kata Ditya.

Resmi berkostum PSIM, Savio Sheva mengaku bersyukur dan bangga, apalagi bisa membela kota kelahirannya. Sheva juga merasa tak asing di tim ini lantaran sempat magang di PSIM pada 2017 silam. Dia pun berjanji akan bekerja keras membantu tim merealisasikan target yang dibidik.

“Semoga tahun ini PSIM bisa naik kasta ke liga 1. Saya senang bisa dilatih coach Seto karena beliau pelatih yang banyak memotivasi pemain muda. Semoga saya banyak mendapatkan menit bermain,” harapnya.

Aditya Putra Dewa juga senang dapat kembali berseragam PSIM. Dia berterimakasih kepada manajemen karena diberikan kepercayaan untuk memperkuat tim berlogo tugu pal putih itu. “Pertama saya mengucapkan Alhamdulillah bisa kembali menjadi bagian keluarga besar PSIM. Ini juga mungkin jalan dan rezeki dari Allah SWT untuk saya,” ujar Dewa saat dihubungi Radar Jogja.

Eks pemain PSS Sleman itu membeberkan alasan kembali ke Jogja. Selain punya ikatan emosional dengan Kota Gudeg, kehadiran Seto juga menjadi pertimbangannya merapat ke klub kebanggaan Brajamusti dan The Maident itu. “Coach Seto adalah sosok pelatih yang saya kagumi dan saya senang akhirnya bisa bekerja lagi dengan beliau,” bebernya.

Di luar itu, kata Dewa, sebetulnya tak sedikit pula tim yang menginginkan jasanya untuk kompetisi musim ini. Namun, hatinya mantap di Jogja. Terlebih, keluarganya juga sangat mendukung dirinya kembali berkarir di PSIM. Untuk target, full back 30 tahun itu ingin bisa berkontribusi lebih untuk tim di kompetisi Liga 2 nanti. “Saya ingin memberikan yang terbaik dan membayar kepercayaan semua yang sudah percaya kepada saya terutama pelatih, manejemen dan seluruh komponen pecinta PSIM,” ucap Dewa.

Seperti diketahui, Aditya Putra Dewa sempat semusim membela PSIM pada 2019 lalu. Sedangkan Hendika Arga sejak musim lalu sudah mengikuti latihan tim, meski statusnya tanpa kontrak. Arga menjalani pemulihan akibat cedera anterior cruciate ligament (ACL).

Kedatangan mereka diharapkan membuat skuad PSIM semakin solid. Apalagi, sejumlah klub Liga 2 mulai berbenah untuk mengarungi ketatnya persaingan di pentas Liga nanti. Di sisi lain, ada beberapa pemain musim lalu yang dirumorkan bertahan. Di antaranya Ken Noveryan Achbar dan Jordyno Putra Dewa. Saat ini poses negosiasi masih terus berjalan.

Sejauh ini PSIM sudah melepas sembilan pilar musim lalu. Di antaranya Raymond Ivantonius Tauntu, Risman Maidullah, Slamet Budiono, Crah Eka Angger, Dwi Raffi Angga, Ivan Febrianto, Eeng Supriyadi, Tegar Hening Pangestu, dan Martinus Novianto. (ard/bah)

Jogja Sport