RADAR JOGJA – Susanto Dwi Antoro (SDA) dan Agung Damar Kusumandaru (ADK) menyatakan kesiapan mereka menjadi ketua dan wakil ketua Askot PSSI Kota Jogja. Mereka berharap bisa terpilih secara aklamasi dalam Muskot PSSI Kota Jogja 23 Mei mendatang.

“Komunikasi dengan vooter sudah kami lakukan,” kata ADK dalam jumpa pers di kafe Tarumartani Sabtu (27/3). Dia didampingi SDA dan tim kampanyenya. “Harapannya dipilih secara aklamasi, semua bisa memilih kami,” tambah SDA.

Untuk mewujudkannya, SDA sudah menyiapkan program dan visi misi saat terpilih menjadi ketua Askot PSSI Kota Jogja. Beberapa program sudah disiapkan untuk membenahi pembinaan sepakbola di Kota Jogja. Di antaranya dengan akan kembali mengaktifkan kompetisi internal. Apalagi sudah tiga tahun terakhir vakum. Menurut dia, mandeknya kompetisi internal ini berpengaruh pada pembinaan pemain.

Ketua Komisi B DPRD Kota Jogja itu juga menyebut, akan bekerjasama dengan pemkot, DPRD Kota Jogja KONI Kota Jogja hingga kalangan dunia usaha. Termasuk kampus. Apalagi mayoritas anggota Askot PSSI Kota Jogja berbasis kampus. Pembinaan, kata dia, bukan hanya tanggung jawab Askot PSSI. “Sudah mulai komunikasi dengan GM hotel untuk menggelar kompetisi berjenjang dan berkelanjutan,” ujarnya.

Target pun sudah dipasang Paslon SDA dan ADK. Mereka menyebut, target medali emas dalam Porda DIJ mendatang. Yang kemungkinan akan digelar 2022 atau 2023. “Askot PSSI Kota Jogja harus lebih maju dibandingkan Askab lain,” katanya.

Sementara itu ADK mengaku siap gerak cepat untuk mendapat suara dari para vooter. Mantan Manajer PSIM Jogja itu sudah memetakan 27 klub dan satu klub sepakbola wanita di bawah Askot PSSI Kota Jogja. “Visi misi sudah kami siapkan dan akan disampaikan pada para vooter,” ungkapnya. (pra)

Jogja Sport