RADAR JOGJA – Jelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Daerah (Musorda) IX Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) menggelar tes GeNose di kantor setempat, Kamis (25/3). Tes dilakukan sebagai antisipasi persebaran Covid-19 yang masih merebak. Sebab, Musorda akan digelar secara tatap muka di Hotel Grand Mercure, Jogjakarta, Sabtu (27/3) mendatang.

Ketua tim panitia pelaksana (panpel) Musorda IX KONI DIJ Agung Nugroho mengatakan, tes GenoSe dilakukan agar Musorda dapat berjalan lebih aman dan nyaman. Tes diikuti oleh peserta Musorda yakni, anggota KONI DIJ, KONI kabupaten/kota, badan fungsional. Sedangkan saat hari pelaksanaan, akan dilakukan tes serupa bagi tamu VIP. “Sebetulnya dari tim Gugus Covid-19 tidak mengharuskan tes GeNose, tapi demi kenyamanan acara maka kami adakan saja,” ujar Agung, kemarin.

Agung menuturkan, kegiatan Musorda akan diberlakukan dengan prokes ketat. Dilaksanakan dengan waktu seefektif dan seefisien mungkin. Jumlah peserta dibatasi menjadi 50 persen, wajib menggunakan masker, dan menjaga jarak. “Kapasitasnya hanya separo. Penerapan prokes itu jadi masuk nanti ada cek thermogun, wajib makai masker dan termasuk makannya juga tidak ada prasmanan tapi disediakan box supaya lebih aman,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI DIJ Djoko Pekik Irianto menambahkan, tes GeNose menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk memaksimalkan penerapan prokes dimasa pandemi. Sebelumnya, Djoko juga telah berkonsultasi dengan ketua tim Gugus Covid-19 meminta arahan terkait jalannya kegiatan nanti. “Meski tidak mengharuskan tes GeNose tapi kami sudah melebihkan persyaratan itu,” ucap Djoko.

Yang pasti, Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu berharap, Musorda diselenggarakan sebaik mungkin dengan mengikuti tata aturan yang ada.
Seperti diketahui, Musorda ini digelar lantaran masa bakti kepengurusan KONI DIJ periode 2017-2021 akan habis pada April 2021 nanti. (ard/bah)

Jogja Sport