RADAR JOGJA -Ketua Umum Pengurus Daerah Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) DIJ Periode 2021-2025 bersama pengurus harian lainnya dilantik oleh Wakil Ketua Umum PB PSTI Ahmad Sofian  di Rumah Makan Puri Mataram Sleman, Jumat (12/3), yang  dihadiri Sekretaris Umum KONI DIJ Agung Nugroho, Ketum PSTI periode sebelumnya Arif Sudarmanto, Kepala Dispora Sleman Agung Armawanta, dan Mujiman (sesepuh sepaktakraw DIJ).

Pengprov Persatuan Sepaktakraw Seluruh Indonesia (PSTI) DIJ menargetkan meraih prestasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2025. Pengprov PSTI DIJ mengincar medali.

Ketua Pengprov PSTI DIJ Syukron Arif Muttaqin menuturkan,  “Kami yakin sepaktakraw DIJ mampu meraih prestasi. Sangat mungkin meraih medali,” tegasnya dalam sambutan usai pelantikan pengurus Pengrov PSTI DIJ.

Sukron menambahkan, modal untuk meraih medali di ajang PON sudah ada. Tim sepaktakraw DIJ sudah sering lolos ke PON.

“Selama ini sepaktakraw DIJ sudah berprestasi. Kami ingin meningkatkan prestasi itu dengan berusaha merebut medali di PON. Kami optimistis,” tambahnya.

Sukron menyatakan, meraih prestasi merupakan program pertama dari tiga program kerjanya. Program kedua yakni menjadikan sepaktakraw sebagai rekreasi yang digemari masyarakat.

Program ketiga adalah mengupayakan industri bidang sepaktakraw. “Mohon dukungan dari seluruh masyarakat DIJ” paparnya.

Target terdekat, Anggota Komisi D DPRD DIJ itu bersama jajarannya akan segera melakukan kunjungan ke Kepala Daerah dan Walikota untuk bersinergi bersama memasukkan olahraga cabang Takraw tersebut ke Desa-Desa. Sekaligus membuat program peningkatan dan pengembangan atlet-atlet muda Sepak Takraw.

“Sekaligus harapannya dapat mengkomunikasikan kami dengan Dinas Pendidikan agar supaya Takraw dapat masiluk dan dijadikan sebagai salah satu ekstrakulikuler di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Sukron optimistis, olahraga Takraw ini dapat berkembang kedepannya. Sehingga lebih familiar di masyarakat, bisa dimainkan dimana saja. Tentunya dengan dukungan dari berbagai pihak.

“Harapan kami kedepan olahraga Takraw ini menjadi salah satu olahraga rekreasi ditengah masyarakat,” katanya.

Prof Hanif berharap pengurus Pengprov PSTI DIJ berkeja dengan sepenuh hati. Sebab, pengurus sepaktaraw laiknya relawan. “Semoga Pengprov PSTI DIJ bisa semakin maju,” ungkapnya.

Selain itu, Prof Hanif juga berharap Pengprov PSTI DIJ dapat melakukan pembinaan sejak usia dini. “Jangan sampai DIJ kekurangan pemain. Memang lebih mudah daripada melakukan pembinaan dari kecil,” paparnya. (naf/sky)

Jogja Sport