RADAR JOGJA – Bima Perkasa Jogja (BPJ) akan memulai petualangannya di kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) musim 2021. Ya, di laga perdana satu-satunya wakil DIJ di IBL itu akan menghadapi Satya Wacana Salatiga di Robinson Cisarua Resort Bogor, malam nanti (10/3).

Selama pandemi, kedua tim sempat bertemu dalam pertandingan persahabatan di GOR Amongrogo, Jogjakarta. Saat itu, laga memang dimenangkan skuad besutan David Singleton itu. Hanya, kemenangan itu tak diraih dengan mudah. Tifan Eka Pradita cs harus bersusah payah menghentikan kecepatan para pemain Satya Wacana. “Kami sudah beberapa kali melawan mereka. Satya Wacana punya pelatih bagus dan pemain mereka kompak. Saya kira mentalitas akan menentukan hasil dari pertandingan,” ujar David, kemarin (9/3).

Di pertandingan nanti, David optimistis timnya dapat memetik poin penuh. Meski nantinya BPJ dipastikan tanpa mesin poin Nuke Tri Saputra yang resmi dilepas pada Januari lalu. Dengan sejumlah pemain yang dimiliki pelatih asal Amerika itu pede, anak asuhnya dapat bermain oke. “Sekarang tim kami komplit, ada pemain bertahan yang sudah berpengalaman dan semua pemain sudah bisa jadi pointer,” katanya.

Yang pasti, David menegaskan timnya tidak akan bergantung pada satu atau dua orang. Adanya rookie seperti Devin dan David serta Tifan Eka Pradita dinilai akan jadi pembeda dalam pertandingan nanti. “Tifan berani penetrasi. Ada Indra yang bisa fokus bertahan dan punya akurasi tembakkan yang baik saat menyerang,” tandasnya.

Selain tanpa Nuke, BPJ juga kehilangan dukungan setelah tak lagi bekerjasama dengan KAI dan Bank BPD DIY sebagai sponsor utama.

Sementara itu, Satya Wacana datang dengan penuh percaya diri. Klub asuhan Elfri Meldi itu diprediksi bakal tampil habis-habisan di laga perdana nanti. Apalagi bintang tim seperti Antoni Erga dan David Nuban juga semakin kompak. “Bima punya banyak pemain berpengalaman seperti Febri yang bisa mengubah jalannya pertandingan. Tapi dari awal kami selalu siap bertarung habis-habisan karena target tahun ini lebih baik dari sebelumnya,” ucap Meldi.

Liga basket tertinggi tanah air itu akan digelar dalam dua fase di Robinson Cisarua Resort Bogor dan Mahaka Square Arena Jakarta. Kedua fase bakal berlangsung tanpa penonton dan menerapkan sistem gelembung untuk menekan laju persebaran Covid-19.

Robinson Cisarua bakal menjadi venue untuk pertandingan fase pertama atau babak reguler pada 10 Maret-10 April. Seri pertama akan dihelat pada 10-15 Maret, seri kedua berlangsung 18-23 Maret, dilanjut ke seri ketiga pada 26- 31 Maret, lalu ditutup seri keempat pada 5-10 April.

Sedangkan, fase kedua yang terdiri atas babak play off hingga final akan dilangsungkan di Mahaka Arena pada 23 Mei-6 Juni. Jadwal fase kedua diawali dengan babak playoff pada 23-25 Mei, dilanjut dengan semifinal pada 27-29 Mei dan babak final dengan format best of three digelar pada 3, 4 dan 6 Juni. (ard/bah)

Jogja Sport