RADAR JOGJA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sleman usai melaksanakan Rapat Kerja (Raker) 2021 di Prima SR Hotel, Minggu (6/3). Raker dilakukan untuk menyusun program tahun ini sekaligus persiapan menuju Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIJ XVI 2022.

Raker dihadiri oleh cabang olahraga (cabor) anggota serta perwakilan Koordinator Olahraga Kapanewon. Kemudian dibuka Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo didampingi Sekda Kabupateb Sleman Harda Kiswaya, dan Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta. Serta perwakilan KONI DIJ Agung Nugroho.

Dalam pembukaan Raker, Kustini Sri Purnomo menyampaikan harapan untuk olahraga di Sleman. Dia bergarap pada Porda 2022 nanti Sleman dapat meraih hasil terbaik dalam event dua tahunan tersebut. Seluruh cabor diharapkan bekerja keras untuk merealisasikan target yang dibidik. Terlebih, Sleman bakal menjadi tuan rumah di Porda nanti. “Para atlet harus semangat berlatih meski dalam pandemi Covid-19. Harapannya mudah-mudahan Sleman bisa menjadi juara umum Porda DIJ XVI 2022,” ujarnya.

Ketua Umum KONI Sleman Pramana menuturkan, tahun ini anggaran KONI Sleman cukup minim. Sehingga dengan anggaran yang mepet pihaknya harus reschedule kegiatan yang seharusnya dilaksanakan di 2021 dengan menggunakan prioritas. “Di tahun ini KONI Sleman hanya dapat anggaran sebesar Rp 1,53 miliar. Semoga bisa cair di pertengahan tahun,” katanya.
Kendati demikian, lanjut Pramana KONI Sleman akan berusaha berkoordinasi dengan Pemprov DIJ melalui Sekda Kabupaten Sleman dan DPRD DIJ agar mendapatkan tambahan dana.

Meski dalam kondisi serba terbatas seluruh cabor tetap diminta untuk semangat dalam membina atlet. Terlebih, KONI Sleman membidik juara tiga kali berturut-turut alias hattrick di Porda. Sekaligus mencetak sejarah sebagai Kabupaten pertama yang sukses meraih gelar juara umum Porda DIJ tiga kali berturut-turut sebanyak dua kali. “Tetap semangat untuk mempertahankan prestasi jangan menjadi suatu alasan bahwa prestasi semata-mata karena dukungan dari finansial jadi saya kira atlet tetap punya komitmen menjaga prestasi Sleman,” bebernya.

Di sisi lain, pelaksanaan Porda DIJ 2022 akan ditanggung sepenuhnya oleh KONI DIJ. Nantinya Sleman hanya akan menyiapkan venue pertandingan yang digunakan untuk pertandingan. Hanya saja, beberapa cabor belum bisa dipertandingkan di Bumi Sembada lantaran belum tersedianya venue. Sehingga harus ngungsi ke luar daerah. Seperti dayung di Laguna Congot, Kulonprogo dan Aeromodeling di Lanud Gading, Gunungkidul. “Kami berharap rencana pembangunan venue untuk pacuan kuda di Prambanan dan menembak di Stadion Maguwoharjo bisa dilaksanakan sebelum Porda tahun depan,” tambah Pramana. (ard/pra)

Jogja Sport