RADAR JOGJA – PON XX Papua 2021 tinggal menyisakan tujuh bulan lagi. Karena waktu yang cukup mepet semua cabor tancap gas mempersiapkan tim jelang ajang multievent empat tahunan itu. Salah satunya dilakukan tim Puslatda panahan DIJ.

Untuk mematangkan persiapan, dalam waktu dekat panahan berencana mengikuti uji coba di Bali. Hal itu diungkapkan pelatih panahan DIJ Budi Widayanto. Budi mengatakan, uji coba ini merupakan agenda yang sudah cukup lama dinanti. Apalagi, sejak pandemi Covid-19 merebak, hampir tidak ada kegiatan try out yang diikuti cabor.

“Ini momen paling tepat karena selama pandemi sangat sulit cari uji coba. Sebetulnya kejuaraannya sudah lama tapi mundur-mundur terus, jadi untuk tanggal kami menunggu infonya lagi” kata Budi saat dihubungi Radar Jogja, Kamis (4/3).

Dijelaskan Budi, ajang try out nanti merupakan event resmi PB Perpani. Kejuaraan open (terbuka) ini akan diikuti pemanah-pemanah nasional. “Tidak diwajibkan cuma justru akan lebih banyak yang ikut karena open, jadi bisa mengikutkan semua atlet lapis bawah. Kalau Kejurnas itu dibatasi masing-masing provinsi,” ujarnya.

Nah, perihal progres latihan timnya, pria yang juga pelatih Pelatnas Indonesia itu menuturkan persiapan berjalan cukup lancar. Latihan intensif sudah dimulai sejak Januari lalu. Secara keseluruhan anak asuhnya dalam kondisi baik. “Kami sudah memenuhi persyaratan di persiapan umum. Tahapan di persiapan umum sudah kami lakukan sesuai dengan apa yang kami inginkan,” beber Budi.

Hanya, kata Budi, timnya masih terkendala venue latihan. Sebab, selama ini latihan bersama yang digelar di Sewon, Bantul itu hanya bisa digelar dua kali dalam sepekan. Waktunya Sabtu dan Minggu. “Waktunya saja yang susah untuk latihan bersamanya karena masih terbatas ya. Di Lapangan Kenari juga belum bisa dipakai padahal efektif disana,” keluhnya.

Sementara salah satu atlet panahan DIJ Arif Dwi Pangestu mengaku latihan sejauh ini menunjukkan perkembangan yang bagus. Porsi latihan juga sudah ditambah. “Dulu sebulan dua kali Sabtu dan Minggu, di Minggu kedua sama Minggu ke empat. Kalau sekarang setiap Minggu ada latihan skor terus sorenya latihan fisik,” ucap peraih medali emas SEA Games Filipina 2019 itu.

Di ajang PON, panahan DIJ diperkuat 16 atlet terbaik. Mereka adalah Hendra Purnama, Okka Bagus Subekti, Arif Dwi Pangestu, Titik Kusumawardani, Fauzia Putri Pertiwi. Kemudian, Mahaneshvara Dhavinta Hafshahna, Prima Wisnu Wardana, Baihaqi Mustafa Surya Atmaja, Frederico Rifqi, Hilmi Yumnaa Haliza, Odilla Zaneta N, Lisnawanto Putra Aditya, Nadifa Qotrunnada, Nurul Andriyani, Syafa Aliefsya Ramadhan, dan Nashwa Wibowo. (ard/bah).

Jogja Sport