RADAR JOGJA – Pengda Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) usai menggelar kejuaraan daerah (kejurda) di Star Gym Jomboran, Donokerto, Turi, Sleman, Minggu (28/2). Kejurda mempertandingkan dua kelas, di antaranya 70 kg+ yang diikuti enam peserta dan 70 kg ada 12 peserta.

Total sebanyak 18 atlet dari empat daerah ambil bagian di kejurda. Di antaranya Sleman, Kota Jogja, Kulonprogo, dan Bantul. Sedangkan perwakilan Gunungkidul urung menurunkan atletnya di kejurda kali ini.

Nah, juara pertama kategori kelas 70 kg sukses diraih oleh Herman Yosep Kuncoro dari Kota Jogja, peringkat kedua ditempati Rudiyanto (Bantul). Sedangkan peringkat ketiga diraih Is Gunawan (Bantul). Sedangkan di nomer 70 kg+ disabet Edi Sulis Budiyono dari Sleman, peringkat kedua Dimas Pramaditya (Kota Jogja), serta peringkat ketiga Danang Tatas Panggraita (Kota Jogja).

Ketua Umum PBFI DIJ Haris Sutarta mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu syarat untuk menjadi anggota sah KONI DIJ. Mengingat sejak tahun lalu, PB Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) resmi dibubarkan. PABBSI yang semula hanya punya satu kepengurusan ini dipecah menjadi tiga. Yaitu PBFI, Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI), dan Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) .

Yang pasti, dengan adanya kejurda diharapkan bisa menambah jam terbang atlet dalam persiapan menghadapi berbagai event baik daerah maupun nasional. Harapan lainnya, ke depan prestasi PBFI DIJ dapat lebih baik lagi. “Sekarang kami bisa lebih fokus satu cabang ada pengurusnya. Kalau kemarin satu cabor merangkap tiga bidang perhatiannya juga kurang,” kata Haris, Minggu (28/2).

Sementara itu, Anggota Bidang Pembinaan Prestasi KONI DIJ Wesley Heince Parera Tauntu yang hadir mengapresiasi pelaksanaan kejurda. Wesley juga berharap adanya kejurda dapat menjaring atlet-atlet potensial. “Terimakasih sebesar-besarnya kepada pengda atas pelaksanaan kejurda ini. Tentunya kami dari KONI DIJ sangat mendukung semua cabang pecahan PABBSI lebih baik lagi ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wesley juga berharap binaraga DIJ bisa semakin berprestasi. Terlebih, binaraga jadi salah satu cabor yang berhasil meloloskan atletnya di ajang Pekan Olagraga Nasional (PON) XX Papua 2021. “Ada dua atlet. Mari kita doakan bersama dan dukung semoga dua atlet binaraga DIJ dapat meraih prestasi yang terbaik di Papua,” pungkasnya. (ard/yog)

Jogja Sport