RADAR JOGJA – PSIM Jogja sudah menyiapkan sejumlah rencana dan skenario untuk menghadapi musim 2021. Langkah pertama yang akan dilakukan tim berjuluk Laskar Mataram itu yakni negosiasi ulang kontrak pemain. Sebab, sebelumnya tim kebangaan Brajamusti dan The Maident itu sudah dibubarkan sejak 30 Januari lalu.

Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara mengatakan, rencana mengumpulkan pemain sedang dalam tahap pembicaraan manajemen dan tim pelatih. Hanya saja, hal tersebut tergantung perkembangan situasi yang ada. “Artinya apakah akan ada pramusim juga untuk Liga 2, kalau nggak ada ya bagaimana nanti kepastian jadwal di Liga 2 mulai kapan. Kalau mau dikumpulkan nanti lihat perkembangan disitu,” kata Seto kepada Radar Jogja Rabu (24/2).

Yang pasti, kata Seto, manajemen akan gerak cepat jika ada kepastian dari PSSI. Entah itu turnamen pramusim Liga 2 ataupun pelaksanaan kompetisi Liga. “Kalau Maret (kumpulkan pemain) saya belum bisa pastikan. Misalkan di akhir Maret atau pertengahan Maret ada pramusim Liga 2, berarti Maret kan harus kumpul. Intinya sesegera mungkin kami kumpulkan,” ujar pelatih berlisensi AFC Pro itu.

Disinggung soal komposisi pemain musim ini, Seto belum bisa memastikan akan mempertahankan berapa persen pemain musim lalu. Termasuk siapa saja yang bakal dikontrak kembali, dia enggan berkomentar banyak. Yang jelas akan ada beberapa wajah baru di skuad PSIM nanti. “Persentase pemain yang dikontrak lagi saya belum bisa pastikan. Tapi pasti ada pemain yang kami pertahankan sambil melihat bagaimana nanti karena kami juga berkoordinasi dengan staf pelatih,” jelas pelatih asal Kalasan itu.

Terkait kembalinya geliat sepak bola nasional, Seto menyambutnya dengan antusias. Menurut dia, adanya turnamen pramusim Piala Menpora 2021 merupakan sesuatu yang positif. Juga gairah baru di persepakbolaan Indonesia. Sebab, sudah hampir setahun kompetisi vakum karena pandemi Covid-19.

Sementara itu, Manajer PSIM David MP Hutauruk berharap gelaran pramusim bisa berjalan lancar dan dilanjutkan ke kompetisi. Pria 37 tahun itu juga mengapresiasi kepolisian serta kinerja PSSI dan LIB. “Semoga dalam pelaksanaan kompetisi pramusim bisa dijadikan tolok ukur keberhasilan penyelenggaraan kompetisi oleh seluruh stakeholders sepak bola Indonesia. Sehingga akan memudahkan dikeluarkan izin kompetisi musim 2021,” ucapnya. (ard/bah)

Jogja Sport