RADAR JOGJA – Penggawa Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja (BPJ) terus digeber latihan untuk menghadapi musim 2021. Meski, hingga kini belum juga ada kejelasan kapan kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) digulirkan. Pelatih BPJ David Singleton ingin anak asuhnya dalam kondisi siap dan fit.

Dalam sepekan latihan rutin digelar sebanyak empat kali. Pagi dan sore. Jika pagi diberikan menu latihan fisik, sore harinya mereka berlatih di gym diselingi sesi diskusi taktikal.

Latihan pagi diberlakukan dengan intensitas cukup tinggi. Azzaryan Pradhitya cs juga dituntut melakukan scrimmage game antarpemain. Tujuannya untuk mematangkan permainan dan membantu mengenal karakter individu per pemain.

Dengan intensitas tinggi ditambah buruknya lantai GOR Klebengan sempat membuat sejumlah pemain cedera. Sebut saja Galank Gunawan dan Rachmad Febri Utomo yang mengalami cedera lutut, lalu Reza Arfah yang dibekap cedera retak tulang tangan kanan, serta Isman Thoyib yang lepas kuku jari kakinya.

Salah satu pemain BPJ Tifan Eka Pradita mengaku buruknya lantai GOR Klebengan sangat mengganggu proses latihan timnya. Selain bergelombang, lantai GOR juga licin sehingga sangat membahayakan pemain. “Lantainya tidak rata jadi pemain rawan cedera terutama engkel ya. Bahkan kalau jatuh risikonya kena paku dan berdarah. Parah itu,” kata Tifan kepada Radar Jogja, kemarin (22/2).

Karena kejadian tersebut, manajemen BPJ pun memindahkan venue latihan ke DBL Academy. Sehingga daftar cedera pemain tidak semakin bertambah. “Pelatih dan manajemen tidak mau risiko untuk pemain, jadi kami latihannya di pindah,” ujar pebasket 22 tahun itu.

Pihak IBL sendiri belum bisa menentukan venue pertandingan. Apakah bakal digelar di Kelapa Gading, Jakarta atau Cisarua, Bogor. Sebab, sampai saat ini izin dari kepolisian memang belum keluar. Namun, seandainya kompetisi diputar, para rookie mengaku siap memberikan yang terbaik untuk tim. “Kami yakin bisa. Pemain senior dan pelatih terus mengingatkan dan menaikkan kualitas kami. Itu cukup melecut semangat kami,” ujar salah satu rookie BPJ David Simeon Lavi. (ard/yog)

Jogja Sport