RADAR JOGJA – Ketidakpastian kompetisi dimanfaatkan sejumlah penggawa PSS Sleman berlatih bersama rekan setim. Selain menjaga kebugaran, latihan dilakukan untuk mengobati kerinduan si kulit bundar. Beberapa pemain yang kerap latihan bersama, di antaranya Derry Rachman Noor, Dendi Agustan Maulana, dan Zah Rahan Krangar.

Kebetulan selama tim diliburkan, mereka memang memilih stay di Bumi Sembada. Gym pun jadi kegiatan rutin yang dilakukan anak-anak Sleman. Selain dapat menjaga kondisi fisik, nge-gym bermanfaat membentuk otot. “Kalau gym ini sering banget bareng-bareng sama teman-teman di PSS yang ada di Sleman,” kata Derry kepada Radar Jogja Selasa (16/2).

Selain gym, tak jarang penggawa Super Elang Jawa -julukan PSS- mengasah skill dengan bermain fun games di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS). Beberapa pemain Liga 1 lain juga turut serta di fun games. “Tidak rutin sih, tapi kadang saya bermain sama teman-teman lain. Ya untuk jaga kondisi tentunya sambil nunggu liga berjalan,” ujar bek 26 tahun itu.

Sementara itu, gelandang PSS Wahyu Sukarta punya cara tersendiri untuk menjaga kondisi fisiknya. Pemain asli Sleman itu memilih berlatih bersama skuad akademi PSS di Lapangan Sono, Sleman. Wahyu berujar latihan itu tak terlepas dari ajakan seniornya yang kini menjadi tim pelatih akademi PSS, Anang Hadi. “Saya tertarik gabung dan mengikuti beberapa kali latihan bersama Hamdan Zamzani juga,” ucap pemain 26 tahun ini.

Yang pasti, Wahyu mengaku sangat senang bisa berlatih dan berbagi ilmu bersama anak-anak akademi. Karena itu, ke depan pemain kelahiran 12 Juni 1994 itu masih akan terus join latihan dengan skuad muda PSS, khususnya di bawah komando Anang Hadi, yaitu tim akademi U-18.

Seperti diketahui, nasib kompetisi liga 1 2021 belum jelas. Sebab, hingga kini PSSI urung mengantongi izin Polri untuk menggulirkan kompetisi. Padahal, hampir setahun liga tanah air berhenti karena pandemi Covid-19. (ard/laz)

Jogja Sport