RADAR JOGJA – Nasib Liga Indonesia 2021 memang belum jelas. Tapi, PSIM Jogja sudah mulai menjalin komunikasi untuk memperpanjang kontrak pemain. Bahkan pelatih PSIM Seto Nurdiyantara diklaim siap kembali membesut PSIM.

Perpanjangan kontrak dilakukan lantaran mayoritas kontrak pemain kadaluwarsa pada Desember 2020 lalu. Manajer PSIM David MP Hutauruk mengatakan, saat ini manajemen sudah melakukan pembicaraan internal. Secara lisan klub berjuluk Laskar Mataram itu sudah menjalin komunikasi dengan Seto.

Yang pasti, lanjut David, perpanjangan kontrak akan diumumkan jika PSSI memberikan kepastian jadwal liga. Dia mengaku, sudah mempersiapkan langkah-langkah begitu izin kompetisi didapatkan. “Termasuk pembicaraan dan kontrak pemain dan pelatih,” kata David saat dihubungi Radar Jogja, kemarin (15/2).

David menegaskan, seandainya kompetisi dimulai prioritas manajemen mempertahankan pemain musim lalu. Sehingga negosiasi akan menjadi langkah pertama yang dilakukan klub berlogo Tugu Pal Putih itu. Dia juga ingin skuad PSIM tetap komplet seperti musim lalu, untuk menghadapi musim baru.

Karena itu, manajemen PSIM sangat berharap kompetisi secepatnya bergulir. Dengan begitu, klub dapat segera mempersiapkan tim musim ini. Apalagi, bulan depan sudah genap satu tahun kompetisi berhenti karena Covid-19. “Semoga PSSI dan LIB selaku operator dapat segera mendapatkan izin pelaksanaan kompetisi,” ujar David.

Sementara itu, salah satu pemain PSIM musim lalu Tegar Hening Pangestu mengaku tetap berkomitmen membela PSIM. Terlebih di musim perdananya, eks kapten Persis Solo itu belum banyak membantu timnya lantaran kompetisi harus terhenti. “Ya kalau PSIM masih mempertahankan dan membutuhkan saya, saya selalu siap secara profesional kembali membela PSIM,” ucap gelandang 27 tahun itu.

Sama seperti pelaku sepak bola lainnya, Tegar juga berharap liga segera bergulir. Menurut dia, saat ini yang dibutuhkan hanyalah kepastian. Pemain sudah sangat lelah menanti ketidakpastian yang tak berujung. “Karena hanya di Indonesia liga tidak berjalan. Kami sudah hampir satu tahun tidak menjalani kompetisi, semoga segera ada titik terang,” keluhnya. (ard/pra)

Jogja Sport