RADAR JOGJA – Tim Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) DIJ akhirnya bisa kembali menjalani latihan di kompleks Stadion Mandala Krida. Sebab, sejak pemberlakuan PTKM di DIJ markas klub PSIM Jogja itu sempat ditutup dari segala aktivitas olahraga.

Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Disdikpora DIJ Eka Heru Prasetya mengatakan, saat ini kompleks stadion yang ada di Jalan Kemuning, Semaki, Umbulharjo, Kota Jogja itu sudah dibuka kembali. Namun secara terbatas. Artinya hanya diperuntukkan bagi tim Puslatda saja. “Kemarin koordinasi dengan pengelola di lapangan karena mengingat kebutuhan fasilitas untuk latihan sehingga kami buka untuk Puslatda,” kata Eka kepada Radar Jogja, kemarin (10/2).

Karena masih dalam PTKM, kegiatan olahraga diimbau tetap diberlakukan dengan protokol kesehatan ketat. Sebab, Eka tak ingin nantinya terjadi klaster baru di lingkungan olahraga. “Kalau venue ditutup, atlet kan butuh latihan. Jangan sampai prestasi yang sudah dicapai malah menurun,” ujar Eka.

Selama ini kompleks Stadion Mandala Krida dipergunakan untuk latihan beberapa cabang olahraga (cabor) Puslatda. Seperti panjat tebing, atletik, dan sepatu roda. Serangkaian latihan itu dilakukan untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada Oktober mendatang.

Pelatih Puslatda panjat tebing DIJ Sultoni Sulaiman berujar, persiapan timnya sejauh ini berjalan cukup lancar. Latihan tetap sesuai jadwal yang disusun oleh tim pelatih. Yakni pagi dan sore. Hanya, selama PTKM prokes latihan lebih diperketat. “Latihan seperti biasa, tapi kalau ada atlet atau pelatih yang kurang sehat kami imbau untuk latihan mandiri. Ya supaya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” papar pelatih 43 tahun itu.

Sementara itu, meski kompleks Stadion Mandala Krida sudah bisa dipakai lagi, tim sepatu roda DIJ masih memberlakukan latihan mandiri. Hal itu disampaikan pelatih sepatu roda Sugeng Lasono. “Selama ada PTKM sementara kami latihan mandiri dan InsyaAllah segera latihan kembali. Karena sebelumnya kan dari KONI DIJ meminta untuk latihan mandiri,” beber Sugeng. (ard/pra)

Jogja Sport