RADAR JOGJA – Penyerang muda PSS Sleman Saddam Emiruddin Gaffar kembali mendapatkan panggilan pemusatan latihan atau TC tim nasional (timnas). TC ini sebagai persiapan timnas U-22 menghadapi ajang SEA Games di Hanoi, Vietnam, November mendatang.

Hanya saja, penyerang asal Jepara, Jawa Tengah itu dipastikan absen TC karena harus menjalani tes masuk TNI angkatan udara. Sebagai gantinya pelatih kepala timnas Shin Tae-yong memanggil penyerang Barito Putera, Kahar Kalu Muzakkar.

TC berlangsung sejak kemarin hingga 28 Februari nanti di Stadion Madya Senayan, Jakarta Pusat. Ada sebanyak 36 pemain yang dipanggil TC. Menariknya, pelatih asal Korea Selatan itu menyertakan delapan pemain U-19 dalam TC kali ini. Selain Saddam, ada pula Erlangga Setyo, Bagas Kaffa, Rizky Ridho, Genta Alparedo, Irfan Jauhari, dan Braif Fatari, dan Pratama Arhan.

Saddam mengatakan dirinya memang berkeinginan menjadi anggota TNI. Pemain 19 tahun itu sadar betul karir di sepak bola tak akan bertahan lama. “Buat masa depan, soalnya sepak bola kan nggak sampai umur ke atas, paling umur 30-34 sudah berat,” katanya.

Lantas, apa yang membuat Saddam kian mantap menjadi abdi negara? “Di saranin sama senior, ada rekomendasi juga jalur prestasi dari sepak bola,” beber pemain kelahiran 24 September 2001 itu. Alasan lainnya, karena keluarga besarnya sangat mendukung untuk masuk anggota TNI. Serangkaian test pun akan dijalani Saddam pada Februari hingga Maret nanti.

Humas PSS Yohanes Sugiyanto menjelaskan, Saddam tidak mundur dari TC timnas U-22. “Dia (Saddam) sudah izin sama pelatih timnas,” beber pria yang akrab disapa Yo itu. Sebelumnya, Saddam menjadi bagian dalam skuad timnas U-19. Striker jangkung itu juga ikut serangkaian TC di Kroasia dan Spanyol.

Pada SEA Games tahun ini, timnas ditarget tinggi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Yakni, meraih medali emas. Sebab kali terakhir skuad Merah Putih mendapatkan medali emas SEA Games terjadi pada 1991. Atau sudah sekitar 28 tahun yang lalu. (ard/yog)

Jogja Sport