RADAR JOGJA – Pelaksanaan musyawarah olahraga daerah (Musorda) KONI DIJ dipastikan digelar pada 27 Maret mendatang. Kegiatan Musorda ini digelar lantaran masa bakti kepengurusan KONI DIJ periode 2017-2021 akan habis pada April 2021 nanti.

Ketua tim panitia pelaksana (Panpel) Musorda IX KONI DIJ Agung Nugroho memastikan Musorda dilaksanakan secara tatap muka di Hotel Grand Mercure, Jogjakarta. Karena pandemi, kegiatan ini akan diberlakukan dengan prokes ketat. Di antaranya peserta wajib menggunakan masker, menjaga jarak, undangan dilaksanakan 50 persen dari kapasitas hotel, peserta juga diwajibkan melakukan tes GeNose.

Lebih lanjut, Agung menjelaskan Musorda dilaksanakan dengan luring. Nantinya dalam pembukaan akan bagi menjadi tiga ruangan. “Nanti juga ada live streaming di ruangan masing-masing,” ujarnya dalam konferensi pers di kantor KONI DIJ, Senin (8/2).

Sementara, Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Musorda KONI DIJ Nolik Maryono menuturkan, sejak kemarin hingga 13 Februari merupakan jadwal sosialisasi bakal calon ketua umum (Ketum) KONI DIJ kepada seluruh masyarakat DIJ.

“Untuk anggota KONI DIJ dari cabor, cabang fungsional, dan KONI Kabupaten/Kota sudah kami distribusikan untuk sosialisasi terkait dengan bakal calon ketum KONI DIJ,” katanya.

Ada sejumlah persyaratan pendaftaran calon ketum KONI DIJ. Beberapa kriteria pencalonan ketua umum tersebut di antaranya, punya kemampuan manajerial pengabdian dan waktu yang cukup untuk mengelola organisasi.

Kemudian persyaratan bakal calon ketum KONI DIJ mengikuti pendaftaran dengan mengajukan surat permohonan. Yang dilampiri dengan surat dukungan minimal sepuluh dari pemilik suara sah anggota KONI DIJ. “Surat pernyataan kesehatan, berdomisili di DIJ, kesiapan waktu untuk duduk sebagai ketum KONI DIJ, daftar riwayat hidup, dan bersedia menyampaikan visi dan misi di depan peserta Musorda,” papar Nolik.

Karena itu, tim penjaringan dan penyaringan Musorda KONI DIJ berharap mulai 15-27 Februari nanti, ada bakal calon ketum yang mulai mengambil formulir. Sehingga, lanjut Nolik pihaknya bisa menetapkan sesuai dengan syarat-syarat yang ada. Pengambilan formulir bisa diambil di Posko tim penjaringan dan penyaringan Musorda di kantor KONI DIJ. “Ini sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat bahwa KONI DIJ membuka kepada siapapun untuk menjadi calon ketum KONI masa bakti 2021-2025,” pungkasnya. (ard/bah)

Jogja Sport