RADAR JOGJA – SEMENTARA itu PSIM Jogja juga menyambut baik adanya lampu hijau dari Polri terkait penyelenggaraan kompetisi. Meski belum mendapatkan izin resmi, setidaknya kabar itu menjadi angin segar bagi peserta klub. Mengingat sudah hampir satu tahun kompetisi distop.

Manajer PSIM David MP Hutauruk mengatakan, pada prinsipnya PSIM akan terus memantau perkembangan izin kompetisi. Yang pasti David menyebut pihaknya cukup senang dengan usaha PSSI dan PT LIB melobi berbagai pihak agar kompetisi berjalan.

“Kami tentu mengapresiasi federasi dan operator kompetisi karena sudah berupaya sedemikian rupa untuk jalannya Liga. Tapi tetap yang kami tunggu adalah kepastian,” ujar David Jumat (5/2).

Sementara rencana PSSI menggulirkan turnamen pra musim, pihaknya belum bisa berkomentar banyak. Selain masih sebatas wacana, saat ini izin juga belum dikantongi federasi. “Belum ada sesuatu yang pasti. Kami berharap PSSI dan LIB terus berusaha agar izin kepolisian sesegera mungkin didapat,” harap pria 37 tahun itu.

Lagi pula saat ini tim sudah dibubarkan sejak 30 Januari lalu. Para pemain tidak terikat kontrak lagi dengan manajemen alias bebas transfer. Sehingga jika belum ada kepastian terkait jadwal, regulasi, dan lain-lain, PSIM tak berani melangkah lebih jauh.

Media Officer (MO) PSIM Ditya Fajar Rizkizha menambahkan, manajemen akan langsung bergerak apabila federasi bersurat secara resmi terkait pelaksanaan kompetisi musim 2021. Seperti pemanggilan pemain, renegosiasi kontrak pemain dan pelatih akan menjadi prioritas utama tim kebanggaan Brajamusti dan The Maident itu.

“Intinya kalau sudah fix baru manajemen berkoordinasi menyiapkan tim. Kami tidak mau gegabah ambil tindakan dan akhirnya malah bikin tim merugi,” kata Ditya.

Sementara itu, penyerang PSIM TA Musafri juga berharap PSSI secepatnya mendapatkan izin Polri. Terlebih setelah tim dibubarkan saat ini dirinya berstatus tanpa klub. Kondisi itu tentu membuatnya cukup bingung.
“Saya sendiri sementara belum tahu seperti apa ke depannya, karena kompetisi belum jelas kapan akan di putar. Tim bubar otomatis kontrak juga selesai. Jadi semua pemain free,” beber eks pemain Sriwijaya FC itu. (ard/laz)

Jogja Sport