RADAR JOGJA – Penundaan kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) musim 2021 tak hanya membuat program tim menjadi kacau. Namun juga mengganggu kondisi fisik dan psikis pemain. Kondisi itu memaksa pelatih memutar otak untuk menyusun program ulang.

Untuk mengatasi segala permasalahan itu, pelatih Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja (BPJ) David Singleton memberikan materi latihan gim internal. Sejak IBL dibatalkan, BPJ sudah dua kali melakoni gim internal di DBL Academy. Karena pandemi, latihan diberlakukan dengan prokes ketat. “Saya mau jaga kondisi psikis dan fisik mereka. Apalagi mau beruji coba juga belum bisa karena ada peraturan pemerintah yang harus kami hormat,” kata David kemarin (29/1).

Dalam gim internal, David membagi pemain menjadi dua tim. Tim pertama diisi Isman Thoyib, Avin Kurniawan, Azzaryan Pradhitya, David Simeon Lavi, Raylly Pratama, Reza Arfah, dan Restu Dwi Purnomo. Sedangkan tim kedua dihuni Galank Gunawan, Samuel Devin, Tifan Eka Pradita, Indra Muhammad, Febri Utomo, Ferdian Ravanelli, dan Ali Mustofa

Pelatih 33 tahun itu berujar, gim internal diberikan agar Tifan Pradita dkk terus stabil di peak performance. Gim internal berlangsung dengan intensitas cukup tinggi. “Para pemain wajib melihat gim ini seperti pertandingan resmi,” ujar David.

Kapten BPJ Azzaryan Pradhitya mengatakan, gim internal sangat bagus untuk menjaga performa tim. Apalagi, menurut dia pemain belum putus harapan meski hingga kini nasib kompetisi belum jelas. “Pertandingan yang kami lakukan agar psikologis dan skill terus membaik selama PPKM ini. Yang bisa kami lakukan hanya berlatih keras setiap hari,” beber pemain yang akrab disapa Adhit itu.

Seperti diketahui, IBL musim 2021 terpaksa ditunda akibat Pemberlakuan Pembatas Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa dan Bali sejak 11 Januari hingga 8 Februari mendatang. Padahal jika sesuai rencana, IBL musim ini dijadwalkan bergulir mulai 15 Januari di Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (ard/laz)

Jogja Sport