RADAR JOGJA – Tahun ini cabor Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) bakal ketambahan sub cabor baru. Namanya Horseback Archery (HBA) atau memanah sambil menunggang kuda. Rencananya HBA akan mulai dipertandingkan pada tahun 2022.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIJ Djoko Pekil Irianto menyambut positif penambahan sub cabor tersebut. Djoko berharap HBA menjadi kekuatan baru bagi Pordasi DIJ. “Ini baru dirintis dan menghadirkan ahlinya, mudah-mudahan ini bisa terwujud untuk menjadi sub cabor di Pordasi DIJ,” katanya, kemarin (27/1).

Djoko menuturkan, HBA merupakan cabor yang dipertandingkan di event internasional. Salah satunya Islamic Solidarity Games (ISG). Sehingga dengan persiapan yang dilakukan, dia berharap atlet DIJ bisa bertanding di level nasional dan internasional.

Pordasi DIJ sebelumnya sudah punya beberapa sub cabor di antaranya pacuan dan equestrian. Nah, khusus equestrian Djoko berpesan agar menjadi perhatian lebih bagi Pengda Pordasi DIJ. Terlebih, equestrian adalah salah satu cabor yang dipertandingkan di ajang Olimpiade. “Harapannya nanti kami bisa menghasilkan atlet tidak hanya untuk level nasional dari DIJ tapi juga bisa internasional. Equestrian ya yang kami tekankan,” papar Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu.

Sementara itu, Ketua Umum Pordasi DIJ Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara menjelaskan penambahan HBA sebagai sub cabor Pordasi tak terlepas dari ditetapkannya HBA sebagai sub-cabor oleh Pengurus Pusat Pordasi. Sehingga pihaknya pun langsung merespons dengan mulai menyiapkan tim HBA. “Saya sudah koordinasi harapan tahun depan akan kami coba pertandingkan mungkin kami setting nanti menjadi ajang HBA HB Cup,” terangnya. “Kami juga ada beberapa atlet disini dan sudah ada kuda sehingga saya bilang dengan kepala HBA untuk sekalian latihan,” tambah KPH Yudanegara.

Disisi lain, tak dipungkiri dampak pandemi Covid-19 membuat sejumlah agenda Pordasi menjadi kacau. Setidaknya ada empat agenda yang terpaksa batal digelar tahun lalu. Sebut saja Bupati Cup, Pakualaman Cup, Piala Presiden, dan Piala Raja HB Cup. Karena itu, KPH Yudanegara sangat berharap wabah Covid-19 segera mereda, sehingga di tahun ini semua agenda dapat terlaksana. (ard/yog)

Jogja Sport