RADAR JOGJA – Kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) musim 2021 resmi ditunda. Rencana kapan digulirkan pun masih belum jelas. Meski begitu, satu-satunya wakil DIJ di IBL Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja (BPJ) tak lantas meliburkan aktivitas latihan.

Tim besutan David Singleton itu tetap melakoni latihan dengan prokes ketat. Latihan dilakukan untuk menjaga peak yang mulai terbentuk dalam latihan massif selama satu bulan kemarin. “Mereka kecewa dan marah setelah liga ditunda. Di lain sisi kami benar-benar membutuhkan pertandingan, jadi saya rancang gim internal di latihan,” katanya, kemarin (14/1)

Ya, dalam sesi latihan kemarin di sebuah gelanggang kawasan Jalan Magelang itu, David memberikan materi internal game kepada Azzaryan Pradhitya cs. Pelatih asal Amerika itu mengaku cukup puas dengan permainan anak asuhnya. “Laga berjalan dengan tensi tinggi, nggak ada yang mau kalah atau mengurangi tenaga sedikitpun. Saya senang dengan semangat mereka,” ujarnya.

David juga memuji penampilan Isman Thoyib dan Galank Gunawan. Menurutnya keduanya tampil sangat baik di sepanjang game. Bahkan, David menyebut duel Thoyib dan Galank sebagai pertarungan center terbaik selama dia berkarir di Indonesia. “Mereka bergulat, adu rebound, dan defense. Saya puas melihat mereka dan tambah puas saat melihat para rookie mulai berani duel di gim internal ini,” ucap eks pelatih Pacific Caesar itu.

Disisi lain, manajemen BPJ tak mau ambil pusing dengan nasib kompetisi. Meski, penundaan Liga membuat program yang sudah disiapkan tim pelatih jadi berantakan. Sekaligus membuat para pemain gigit jari. “Tentu saya sangat kecewa karena liga ditunda, tapi mau bagaimana lagi mungkin itu keputusan terbaik,” keluh salah satu pemain BPJ Nuke Tri Saputra. (ard/bah)

Jogja Sport