RADAR JOGJA – Skuad dan ofisial Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja (BPJ) usai dilakukan tes swab jelang berkompetisi di Indonesian Basketball League (IBL) musim 2021. Tes dilakukan sebagai syarat dari IBL selaku operator liga. Penggawa BPJ pun cukup antusias selama menjalani tes di HI Lab Diagnosic Center Kridosono (6/1).

Manajer BPJ Dyah Ayu Pratiwi menjelaskan, sebelumnya Azzaryan Pradhitya cs juga sudah rutin tes kesehatan. Apalagi di situasi pandemi seperti saat ini kesehatan pemain adalah yang utama. “Untuk yang IBL baru sekali tesnya. Kami harap hasilnya tentu kabar baik. Nanti tes lagi 11 Januari sebelum berangkat ke Jakarta,” kata manajer yang akrab disapa Tiwi itu, Kamis (7/1).

Pelatih BPJ David Singleton berujar, tes kesehatan memang sangat penting bagi elemen tim. Selain memberikan rasa aman dan nyaman saat berlatih, juga untuk membantu pemerintah memutus rantai persebaran Covid-19. “Untuk tes sendiri kami sudah delapan kali, karena sadar betapa pentingnya kesehatan di masa pandemi ini,” ucap pelatih asal Amerika itu.

Setelah tes swab para pemain langsung membedah taktik dan strategi melalui video di Town Hoops, Miliran. Mereka mengevaluasi taktik individu dan tim yang sempat direkam selama scrimmage di Jakarta beberapa waktu lalu. Nah, sejumlah evaluasi akan diperbaiki lewat program latihan selama sepekan ke depan.

Karena waktu kompetisi yang kian mepet, tim pelatih dan manajemen berusaha keras untuk memperbaiki gaya serta mentalitas pemain sebelum bertolak ke Jakarta. Salah satunya lewat video session. “Kami ingin tumbuh menjadi lebih kuat, entah di taktik atau di mental,” papar David.

Di seri pertama IBL, BPJ akan menghadapi Satya Wacana di Britama Arena, Jakarta, pada 15 Januari nanti. Sehari setelahnya bersua Bali United (16/1), kemudian menantang Pelita Jaya (18/1) dan Louvre Surabaya (19/1). (ard/laz)

Jogja Sport