RADAR JOGJA – Mayoritas kontrak pemain PSIM Jogja sudah habis 31 Desember 2020 lalu. Namun, hingga kini belum ada pembicaraan dari manajemen Laskar Mataram – julukan PSIM- perihal kontrak anyar. Ya, perpanjangan kontrak urung dilakukan karena nasib kompetisi Liga Indonesia yang masih belum jelas.

Kondisi itu, jelas membuat nasib pemain terkatung-katung. Mereka resah tak tahu apa yang harus dilakukan. Selain status mengambang, tak sedikit pula pesepakbola yang mengalami kesulitan finansial akibat penangguhan kompetisi sejak Maret 2020 lalu.

“Sebagian kontrak habis akhir tahun lalu, tapi durasi kontrak pemain memang berbeda-beda. Kalau dari manajemen sendiri telah melaksanakan kewajiban dengan baik sampai Desember 2020,” kata Media Officer (MO) PSIM Jogja Ditya Fajar Rizkizha, Kamis (7/1).

Dengan habisnya masa kontrak, praktis secara legalitas status mereka bukan lagi sebagai pemain PSIM. Lantas, bagaimana langkah yang akan diambil manajemen tim kebanggaan Brajamusti dan The Maident itu? “Masih dalam pembicaraan internal jajaran manajemen. Yang jelas kami masih menunggu rapat komite eksekutif (Exco) PSSI pekan ini, baru ambil keputusan,” ujar Ditya.

Disinggung terkait pembubaran tim, Ditya menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada rencana untuk membubarkan tim. Manajemen berharap skuad tetap komplet untuk kompetisi musim 2021. “Kami masih yakin untuk mempertahankan tim jika seandainya tahun ini liga diputar lagi. Semoga dari rapat Exco PSSI ada titik temu untuk tim, pemain, dan yang terlibat di dalamnya,” papar pria 30 tahun itu.

Seperti diketahui, imbas ketidakpastian kompetisi beberapa klub bahkan memilih membubarkan tim. Sikap tersebut diambil lantaran klub sudah lelah menjadi korban PSSI dan PT LIB.

Salah satu pemain senior PSIM TA Musafri berujar semua pemain masih menunggu keputusan dari manajemen. Yang pasti, penyerang kelahiran Ternate, Maluku Utara itu memahami situasi sulit yang dihadapi klub. “Kalau gaji kemarin sesuai SK PSSI. Tapi soal perpanjangan (kontrak) saya sih belum ada,” ucap pemain 38 tahun itu.

Skuad PSIM sendiri sudah diliburkan sejak Oktober 2020 lalu. Sejak vakum, seluruh pemain memilih pulang kampung. Hanya, mereka diimbau tetap menjaga kondisi. (ard/bah)

Jogja Sport