RADAR JOGJA – Kompetisi Liga Indonesia sudah vakum cukup lama. Kekosongan kompetisi pun dimanfaatkan sejumlah pesepak bola untuk mengikuti kursus kepelatihan lisensi C AFC. Satu di antaranya diikuti bek PSIM Jogja, Beny Wahyudi.

Kursus yang digelar Asprov PSSI Jatim itu akan berlangsung di Malang pada 18–31 Januari 2021. Kursus ini diikuti oleh sejumlah pemain yang masih aktif. “Alasan saya ambil lisensi tahun ini ya karena mumpung kompetisi belum jelas, sehingga banyak waktu kosongnya,” kata Beny, kemarin (6/1).

Sebelumnya kursus serupa juga diikuti dua penggawa PSIM lain, yakni TA Musafri dan Sandy Firmansyah. Keduanya ambil bagian dalam kursus kepelatihan yang di gelar di Bali, November tahun lalu.

Menurut pemain 34 tahun itu, kursus kepelatihan ini penting karena bisa menjadi bekal di masa depan. Terlebih, jika suatu saat dirinya berencana menjadi pelatih. “Rencana menjadi pelatih pasti ada tapi bukan dalam waktu dekat ini, saya masih ingin jadi pemain,” paparnya.

Rencana Beny untuk ambil lisensi kepelatihan juga mendapat dukungan dari manajemen Laskar Mataram -julukan PSIM. “Kami dari manajemem tentu mendukung penuh pemain yang ikut kursus kepelatihan. Apalagi ditengah ketidakjelasan kompetisi seperti saat ini, jadi hal yang positif lah,” ujar Manajer PSIM David MP Hutauruk.

Sebetulnya, untuk mengikuti kursus tersebut, peserta setidaknya sudah punya lisensi D PSSI. Namun, ada sedikit kelonggaran bagi pemain yang pernah memperkuat timnas di semua kelompok umur. Sehingga mereka diperkenankan mengikuti kursus. (ard/bah)

Jogja Sport