RADAR JOGJA – Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja (BPJ) menjadi salah satu tim yang cukup serius menghadapi Indonesian Basketball League (IBL) musim 2021. Keseriusan itu ditunjukkan dengan sejumlah amunisi yang didatangkan klub kebanggaan Kanca Bima itu.

Sejauh ini, total ada empat pemain berpengalaman yang direkrut. Yang pertama ada Rachmat Febri Utomo. Pengalaman serta kemampuan pebasket 35 tahun itu tak diragukan lagi. Utamanya dalam melewati lawan, serta drive-nya yang tajam menjadi senjata andalan dari eks CLS Knight Surabaya ini.

Kemudian, ada Galank Gunawan yang musim ini balik kucing ke BPJ. Kehadiran pebasket berjuluk si raja rebound itu membuat pertahanan satu-satunya wakil DIJ di IBL itu menjadi kian solid.

BPJ juga sukses menggaet pebasket veteran Isman Thoyib, sekaligus menjadi comeback Isman di pentas IBL. Lalu, yang terakhir ada Indra Muhammad. Peraih gelar Defensive Player of the Year (DPOY) musim lalu itu dikenal punya steal serta finishing dunk yang oke.

Karena itu, pelatih anyar BPJ David Singleton cukup percaya diri menatap IBL nanti. Menurut dia materi pemain yang dimiliki juga cukup komplet. “Saya senang dan puas dengan beberapa pemain yang didatangkan. Dan memiliki pemain seperti mereka, jadi kebahagiaan untuk kami. Saya pikir semua cocok dengan sistem kami,” kata pelatih asal Amerika itu.

Di IBL musim 2021, BPJ tergabung di grup merah bersama Pelita Jaya Bakrie, Louvre Surabaya, Pacific Caesar Surabaya, Satya Wacana Salatiga, dan Bali United Basketball. Sedangkan grup putih dihuni oleh NSH Mountain Gold Timika, Satria Muda Pertamina, Prawira Bandung, Amartha Hangtuah, West Bandits Solo, dan Indonesia Patriots.

Nah, di seri pertama IBL, Azzaryan Pradhitya cs akan menantang Satya Wacana di Britama Arena, Jakarta (15/1). Sehari setelahnya menghadapi Bali United (16/1). Kemudian bersua Pelita Jaya (18/1) dan Louvre Surabaya (19/1). (ard/bah)

Jogja Sport