RADAR JOGJA – Tim pemusatan latihan daerah (Puslatda) binaraga DIJ terus mempersiapkan diri jelang menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Oktober 2021 mendatang. Selain latihan rutin, tim binaraga juga berencana melakukan uji coba. Uji coba tersebut dilakukan guna mengukur hasil latihan tim.

Pelatih puslatda binaraga DIJ Seno Ari Wibowo mengatakan, rencana uji coba bakal digelar pada April nanti. Hanya, untuk lawan uji coba pihaknya belum bisa memastikan mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19.
”Kalau di bulan Januari belum ada (uji coba), sehingga perkiraan agenda uji coba di bulan April atau Mei lah,” katanya, Senin (4/1).

Saat ini, tim binaraga masih melanjutkan program latihan tahun lalu. “Masih di tahap persiapan umum,” ujar Seno.

Latihan difokuskan pada pelatihan fisik dan program memperbesar masa otot. Agar mencapai berat badan yang sesuai dengan persyaratan pertandingan di PON.

Salah satu atlet puslatda binaraga DIJ Bambang Sujatmoko menuturkan latihan berjalan cukup lancar. Dirinya pun mengaku tak mengendorkan semangat latihan yang setidaknya dilakukan enam kali dalam sepekan. “Kami tim binaraga benar-benar fokus latihan untuk ke PON tahun ini. Karena memang untuk sementara belum ada event yang diikuti,” papar atlet 47 tahun itu.

Di PON, DIJ mengirimkan dua atlet binaraga terbaik. Selain Bambang, adapula Nur Ikhsan. Bambang turun di kelas 65 kilogram, sedangkan Nur Ikhsan di kelas 85+ kilogram.

Sementara itu, Ketua Umum KONI DIJ Djoko Pekik Irianto juga mengimbau semua cabor Puslatda mengikuti try out. Tujuannya sebagai bahan evaluasi tim pelatih, terlebih waktu menuju PON tinggal sembilan bulan lagi.
“Paling tidak 3-4 kali mereka harus mengikuti kompetisi untuk mengukur keberhasilan. Jika kondisi belum normal tentu kompetisi virtual bisa dilakukan karena binaraga relatif lebih simpel, berbeda dengan angkat besi dan berat,” pesannya. (ard/bah)

Jogja Sport