RADAR JOGJA – PSIM Jogja berharap PSSI lebih serius dalam melanjutkan kompetisi tahun depan. Tak hanya fokus rencana pelaksanaan, tapi juga aspek lain.

Manajer PSIM David MP Hutauruk mengatakan, semua pihak harus mencari jalan terbaik agar bisa menjalankan kompetisi di situasi yang sulit. “Federasi, operator, dan seluruh stakeholder sepak bola harus lebih siap lagi mengantisipasi apabila kejadian serupa atau bahkan hal lainnya menerpa dunia sepak bola,” ujarnya.

David menuturkan, saat ini aspek kesehatan merupakan hal yang terutama. Namun, hal itu tidak serta merta “mematikan” industri sepak bola. Hal itu tak terlepas dari maju mundurnya federasi dalam memberikan kepastian kompetisi.
“Jadi ya harus lebih bersinergi lagi ke depannya. Agar bisa mencari solusi, sepak bola bisa tetap berjalan dengan segala penyesuaian keadaan. Yang diinginkan klub hanya kepastian, maka federasi juga harus serius, jangan menunda-nunda,” tambahnya.

Terlebih, klub juga sudah berkorban dan bekerja cukup keras untuk menyiapkan tim. Namun dengan seenaknya federasi menyatakan penundaan berulang kali. “Semoga kompetisi benar-benar diputar lagi. Apalagi kita lihat di seluruh negara hampir semua kompetisi sudah berjalan. Semoga federasi segera memutuskan,” ucap gelandang PSIM TA Musafri.

Nah, jika seandainya kompetisi nanti dilanjutkan pada Februari, Laskar Mataram berharap kick off kompetisi tidak diputuskan secara mendadak. David meminta operator kompetisi benar-benar matang dalam merumuskan jadwal tersebut. Sebab, hal itu menyangkut persiapan tim. (ard/laz)

Jogja Sport