RADAR JOGJA – PSS Sleman menyambut kepindahan klub Liga 1 Bhayangkara FC yang resmi ber-homebase di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah. Selain pindah kandang, kampiun Liga musim 2017 itu juga berganti nama menjadi Bhayangkara Solo FC.

Bahkan, klub besutan Paul Munster itu secara resmi diperkenalkan ke publik sebagai klub baru dalam acara seremonial launching homeground dan homebase di Stadion Manahan, Jumat (27/11) lalu. Nah, kepindahan Bhayangkara Solo FC ke Kota Bengawan direspons tetangga terdekat PSS Sleman.

Direktur Utama PSS Marco Gracia Paulo menyambut positif kehadiran The Guardians -julukan Bhayangkara Solo FC. Marco mengatakan kepindahan Indra Kahfi cs itu bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Super Elang Jawa -julukan PSS.

INSTAGRAM Bhayangkara Solo FC

Keuntungan yang dimaksud salah satunya yaitu jarak geografis. Sebab, Sleman dengan Solo hanya berjarak sekitar 60 kilometer. “Tentu kami dari PSS menyambutnya dengan senang ada klub lain yang bermarkas dekat. Secara teknis menguntungkan karena terjangkau waktu tempuh saat ada pertandingan ke luar kota,” ujar Marco, kemarin (30/11).

Usai menetap di Solo, Bhayangkara Solo FC langsung tancap gas dengan mengumpulkan pemain, sekaligus berencana menggelar latihan pada Desember nanti. Sebab, jika sesuai rencana lanjutan Liga 1 2020 akan digulirkan kembali pada Februari tahun depan. “Ya, persiapan mereka mungkin dapat memberikan sedikit angin segar buat tim lain, bahwa kompetisi benar-benar akan segera dimulai lagi. Hal yang bagus dan positif karena klub bisa kembali beraktivitas,” tandas eks CEO Badak Lampung FC itu.

Di sisi lain, kepindahan tim kebanggaan Bhara Mania ke Solo menambah wakil Liga 1 dari wilayah Jawa bagian tengah. Sebelumnya sudah ada dua tim, yakni PSS yang merupakan wakil dari DIJ dan PSIS Semarang sebagai wakil Jawa Tengah. (ard/pra)

Jogja Sport