RADAR JOGJA – Dalam waktu dekat Pengurus Daerah (Pengda) cabor Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) akan dikukuhkan. Hal itu menyusul Surat Keputusan (SK) Pengurus Besar (PB) PABERSI Nomor 017/SKEP/PB PABERSI/XI/2020 tentang pengukuhan Pengurus Provinsi (Pengprov) PABERSI DIJ masa bakti 2020-2024.

Seperti diketahui, dalam Rapat Anggota/Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat pada Agustus lalu, PB Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) resmi dibubarkan. PABBSI yang semula hanya punya satu kepengurusan ini dipecah menjadi tiga. Yaitu Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI), PABERSI, dan Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Seluruh Indonesia (PBFI).

Ketua Umum Pengda PABERSI DIJ masa bakti 2020-2024 Reno Chandra Sangaji mengatakan pihaknya usai melakukan konsolidasi organisasi. Sekaligus membahas program kerja bersama anggota kepengurusan baru. “Kami siap untuk tujuan pembinaan atlet hingga berprestasi. Mari jadikan tim yang solid dan tetap bersama-sama memajukan organisasi dan menjunjung tinggi PABERSI. Sebagai orang baru mohon masukan dan kritikan supaya organisasi kuat dan demokratis,” ujarnya.

Lebih lanjut, Reno juga berharap kepengurusan PABERSI di tingkat kabupaten/kota se-DIJ dapat segera terbentuk, dikukuhkan, dan dilantik. Sebab, saat ini sudah ada kepengurusan di masing-masing daerah, seperti Sleman, Bantul, Gunungkidul, dan Kota Jogja.

Ketua Harian PABERSI DIJ Bambang Joko Gambiro menambahkan meski angkat berat termasuk cabor yang sudah lama dikenal, masyarakat perlu mengetahui wadah baru yang kini disebut dengan PABERSI. “Semoga melalui keberadaan PABERSI ini, ke depan dapat menggelorakan kembali cabor angkat berat di DIJ dan meraih prestasi di level nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON),” tandasnya. (ard/din)

Jogja Sport