RADAR JOGJA – Salah satu pelajar asal SMP N 3 Sleman Aufa Gusta Maulana sukses menyabet gelar pemain penyerang terbaik dalam lomba Gala Siswa Indonesia (GSI) 2020. Acara tersebut berlangsung di Lapangan Sabibilungan Si Jalak Harupat, Bandung pada 14-29 November lalu. Di partai final antar tim, pelajar yang akrab disapa Tama itu berhasil menyumbang dua gol dengan kedudukan 4-1.

Sebagai informasi, GSI adalah salah satu kegiatan PSSI yang berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia. Kegiatan ini merupakan ajang pencarian pemain muda berbakat dari seluruh wilayah di Indonesia.

Kepala Dinas Pora Sleman Agung Armawanta menjelaskan Tama terpilih berdasarkan hasil seleksi yang kemudian dikirim ke tingkat nasional. Karena pandemi Covid-19 proses seleksi terpaksa dilakukan secara daring. “Tahun ini seleksinya virtual dengan penilaian skill atlet bermain bola yang direkam lalu dikirim dalam bentuk video. Penilaian melibatkan tim independen yang berasal dari askab PSSI Sleman dan dikoordinir Dispora,” ujar Agung.

Sebelumnya, tim Sleman juga melakukan uji langsung secara fisik di lapangan Tridadi, Sleman. Kegiatan itu dilakukan setelah tim inti dan cadangan terbentuk, yang hasilnya akan di kirim ke Provinsi. Adapun teknis seleksi ini dibantu oleh PSSI Sleman. “Seleksi tingkat kecamatan ada sebanyak 174 pemain. Kemudian diambil 18 pemain yang dikirimkan ke tingkat provinsi. Di tingkat provinsi yang lolos nasional hanya satu dari Sleman dari lima kuota yang diambil,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berterima kasih atas kerja sama yang dilakukan Kemendikbud dan PSSI demi mencetak para pemain berbakat. Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu berujar kegiatan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi prmain muda di tengah situasi pandemi seperti sekarang. “Ini menjadi nilai penting dalam pembangunan karakter yang baik,” kata Iwan Bule melalui laman PSSI.

Dari 150 pemain yang terpilih mengikuti latihan GSI tingkat SMP ini, dikerucutkan menjadi 30 pemain. Setelah itu, ke-30 pemain tersebut akan dipantau oleh PSSI untuk bergabung ke timnas U-16. (ard/yog)

Jogja Sport