RADAR JOGJA – Tim Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) voli pantai Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) usai menjalani try out di Nusa Lembongan, Bali, selama tiga hari pada 20-23 November lalu. Uji coba dilakukan sebagai salah satu kesiapan tim Puslatda menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Pelatih Puslatda voli pantai DIJ Dian Putra Santosa mengatakan, try out itu sebetulnya merupakan kegiatan yang digelar tim Pusat Pendidikan dan Latihan Mahasiswa (PPLM) voli pantai Indonesia. Namun, kebetulan tiga atlet tim putri dan satu atlet tim putra merupakan tim Puslatda DIJ.

Empat atlet Puslatda yang mengikuti try out adalah Sari Hartati, Maria Dwiningtyas, Yokebed Purari Eka Setyaningrum, dan Ilham Akbar. Serta dua pelatih, Danang Agus Yuniarto dan Dian Putra Santosa.

Try out ini menjadi yang pertama setelah tim melakoni latihan mandiri akibat Covid-19. Adapun pemilihan tempat try out di Bali dipilih lantaran diwaktu yang sama kontingen Papua dan Bali juga sedang mengadakan training center atau pemusatan latihan untuk persiapan PON.

Dian berujar, try out dilakukan untuk mengukur hasil latihan yang selama ini sudah dijalankan. Juga sebagai bahan evaluasi tim pelatih. “Untuk progres sudah bagus dengan kembalinya Tyas dari cedera lutut tim semakin kuat. Tapi kemarin minus Geofana Ayu yang sedang pemulihan cedera angkle di tim putri,” ujarnya.

Meski begitu, tak dipingkiri masih ada beberapa titik kelemahan yang perlu diperbaiki. Yang jelas dengan pengalaman try out ini tim pelatih bakal membenahi segala kekurangan tim. “Kami beruji coba, untuk putra tiga tim Papua dan Bali. Kalau yang putri lawan Papua saja. Semua menang tiga kali dan kalah satu kali,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIJ Djoko Pekik Irianto berpesan agar atlet dan pelatih dapat selalu menjaga kesehatan masing-masing. Serta tetap menerapkan 3M sesuai Ingat Pesan Ibu. Yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. “Karena saat ini masih dalam masa pandemi, jadi harus tetap menerapkan prokes. Apalagi atlet ini kan aset penting bagi DIJ guna menuju PON XX Papua nanti,” ucapnya. (ard/laz)

Jogja Sport