RADAR JOGJA – PSS Sleman kembali meliburkan skuadnya hingga waktu yang belum ditentukan. Itu lantaran ketidakjelasan lanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Dalam extraordinary club meeting PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) serta klub-klub memang bersepakat kompetisi berlanjut. Namun, rencana menggulirkan kompetisi bisa saja gagal karena belum ada izin yang dikeluarkan Polri.

Sebelumnya tim berjuluk Super Elang Jawa itu tetap memilih menjalankan latihan seperti biasa. Namun, sejak Senin (19/10) manajemen Super Elja sepakat untuk menyudahi sesi latihan yang sudah berjalan hampir dua bulan itu. “Berhenti kegiatan latihan sampai dapat kabar selanjutnya soal Liga 1,” terang Manajer PSS Danilo Fernando.

Ketidakjelasan kompetisi juga membuat pelatih PSS Dejan Antonic serta asisten pelatih Mladen Dodic Doda dan bek Aaron Evans urung bertolak ke Sleman. Padahal, ketiganya dijadwalkan tiba di Kota Gudeg pada Jumat, (16/10) lalu.

Selain itu, mereka juga sudah mengurus visa. Tiket perjalanan kembali pun telah disiapkan klub. ”Siap berangkat ke Jogjakarta tapi karena hasil extraordinary meeting tidak memberi kepastian maka kami putuskan ditunda dulu,” beber Danilo.

Sementara itu, Dejan menyebut dalam situasi seperti saat ini, jika latihan tetap dilakukan tidak akan efektif. Menurutnya, para pemain tidak bisa fokus sepenuhnya karena nasib kompetisi masih abu-abu. “Kenapa kami kasih libur ke pemain of course karena untuk apa latihan lama-lama. Semangat dan kualitas latihan juga tidak ada, pemain pasti tidak kerja 100 persen. Dan lebih bagus semua tetap dirumah dengan keluarga,” ujar pelatih 51 tahun itu.

Meski libur panjang, Dejan tetap memberikan progam latihan ke pemain. Dengan harapan Bagus Nirwanto cs tetap dalam kondisi prima. Eks pelatih Madura United itu ingin segera ada kabar baik tentang kompetisi. Dikatakan, lebih cepat digulirkan akan lebih bagus. Sebab, tim pelatih bisa mengatur dan menyiapkan program latihan. Selain itu, pemain juga bisa fokus ke sepak bola.

Pelatih asal Serbia itu juga berharap pandemi Covid-19 di tanah air mereda. Sehingga, pihak kepolisian segera menurunkan surat izin. “Untuk pilkada semoga bisa selesai normal tidak ada accident dan nggak ada masalah agar kami fokus ke Liga. Karena saya lihat sekarang semua tim sudah mulai persiapkan tapi tidak jelas kapan bisa mulai,” pungkas Dejan. (ard/bah)

Jogja Sport