RADAR JOGJA – Tim basket asal DIJ, Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja (BPJ) tetap mempertahankan skuadnya, meski  kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) musim 2020 resmi dibatalkan. Kepastian penghentian kompetisi IBL diumumkan pada 7 Oktober lalu. Alasannya karena pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda.

Manajemen BPJ sebelumnya telah menerima keputusan tersebut. Terlebih, situasi seperti saat ini memang sangat berisiko untuk menggelar pertandingan. Setelah keputusan itu, pemain sempat diliburkan selama dua pekan.

Manajer BPJ Dyah Ayu Pratiwi mengatakan manajemen telah menggelar pertemuan virtual dengan para pemain dan ofisial tim untuk menyusun program selanjutnya. “Tim tidak dibubarkan tapi hanya libur singkat saja,” ujar Manajer yang akrab disapa Tiwi itu.

Tiwi mengatakan saat ini Nuke Tri Saputra cs sudah kembali berkumpul dan menjalani latihan menyambut musim depan. Tim juga sudah mengantongi izin dari BPBD DIJ untuk menggelar latihan bersama. Dengan catatan, dilakukan di ruang terbuka dengan sirkulasi udara yang baik. ”Juga memonitoring aktivitas pemain dari tempat tinggal menuju lapangan,” ungkapnya.

Sementara itu, meski gagal menyabet gelar Rookie Of The Year IBL 2020, pemain muda BPJ Tifan Eka Pradita justru mendapat panggilan seleksi Timnas. Tifan akan diseleksi bersama 57 pemain muda dari 15 Pengprov Perbasi. Selain Tifan, ada tiga pemain muda lain yang pernah berlaga di IBL yaitu Dio Tirta, Antoni Erga, dan Alexander Franklin.

Tifan mengaku senang mendapat kesempatan berharga ini. Dia bertekad tampil sebaik mungkin. Serta ingin memberi kontribusi bagi tim selama seleksi. “Saya mau memberi yang terbaik di manapun saya berada,” tegas pebasket 22 tahun itu. (ard/bah)

Jogja Sport