RADAR JOGJA – Sejumlah event olahraga dipastikan digelar di Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Selain Liga 1, ada Kejurnas Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) dan Indonesian Basketball League (IBL). Nantinya seluruh gelaran tersebut akan berlangsung tanpa penonton.

Sekprov DIJ Kadarmanta Baskara Aji mengatakan bahwa pihaknya sudah mengizinkan tiga event olahraga tersebut digelar di DIJ. Hanya, dia mewanti-wanti agar semua pihak tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) yang sudah ada. Sebab, dia tak ingin nantinya kegiatan itu dapat memunculkan klaster di lingkungan olahraga. “Kami izinkan tapi tanpa penonton. Kalau IBL juga sudah menghubungi saya mau menyelenggarakan disini. Ya silahkan saja tapi kontingen jangan datang bersamaan agar tidak berkerumun,” ujarnya.

Dikatakan, sejauh ini pihaknya terus memantau persiapan panitia pelaksana (panpel) untuk menyelenggarakan prokes di lokasi. Nantinya semua yang terlibat wajib dilakukan swab test secara berkala. Selain itu, Aji juga memperingatkan suporter agar tak menggelar acara nonton bareng alias nobar. “Kami terjunkan teman-teman untuk mengamankan supaya tidak ada kerumunan,” katanya.

Namun, apabila masih terdapat kerumunan dan nantinya ditemui kasus positif Covid-19 akibat kelalaian penerapan prokes, Aji tak segan untuk memberikan sanksi. “Misal nobar di rumah makan atau mal, tentu rumah makan atau mal yang akan kami sanksi untuk ditutup sementara. Kami harus tegas untuk itu,” tandas Aji.

Begitupun juga dengan suporter yang nekat datang ke stadion, akan ada sanksi tegas yang diberikan kepada panitia. Itu karena hal tersebut menjadi tanggung jawab panpel sepenuhnya. Sehingga, jika terdapat pelanggaran terhadap prokes yang sudah disepakati, maka penyelenggaraan akan dibubarkan. Bukan hanya saat event, tapi bisa saja sampai event tersebut rampung. (ard/bah)

Jogja Sport