RADAR JOGJA – Tim taekwondo Expert Martial Arts Studio (EMS) Jogja berhasil menyabet 19 medali dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2nd Indonesia Taekwondo E-Poomsae Championships 2020. Dari 20 taekwondoin yang bertanding, mereka masing-masing berhasil meraih empat medali emas, empat perak, dan 11 perunggu.

Adapun medali emas diraih oleh Nathania Priscilla Ibrahim (pra cadet B puteri), M. Mikael Loami Wisanggeni (pra cadet B putera), Ingo Putra Iskandar (pra cadet B Putera) dan Diana Khairunnisa (junior puteri).

Kemudian, medali perak diraih oleh Stevan Reynard Hariyanto, Bridgett Michele M. D. Silaen, Ingrid Poetri Iskandar dan Lana Anindya Firja Aqela. Sedangkan perunggu diraih oleh Nathanael Sean Ibrahim, Kenneth Jaden Ethaniel, Daniel Devon Alexandra, Arvino Christy, Aine Christy, Fellinda Sukma P. Ducret, Leong Jia Rui, Ines Poetri Iskandar, Ludgerio Arka Detya Prabanggana Wea, Ilham Saputra dan Wimmala Az Zahra Wijayadi.

Kejurnas yang berlangsung secara virtual pada 18-20 September itu diikuti oleh lebih dari 580 atlet dari 87 tim seluruh Indonesia. Selain itu, ajang tersebut juga diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat ditengah kondisi pandemi Covid-19.

Pelatih taekwondo EMS Sanny Harsono mengaku cukup puas dengan hasil yang di raih. Terlebih, ada tiga atlet yang berhasil lolos di ajang Best of E-Poomsae 2020 yang rencananya digelar bulan ini.

Hal itu sesuai dengan rencana PB TI yang bakal menggelar kejuaraan yang diikuti para peraih medali emas di Kejurnas 1st Indonesia Taekwondo E-Poomsae Championships dan Kejurnas 2nd Indonesia Taekwondo E-Poomsae Championships. “Bagi kami dojang sangat menyambut baik rencana PB TI yang akan menyelenggarakan Kejuaraan Best of E-Poomsae ini, untuk memotivasi atlet sekaligus menjadi program pembinaan bagi atlet usia dini,” ujar Sanny. (ard/yog)

Jogja Sport