RADAR JOGJA – Jika sesuai rencana Indonesian Basketball League (IBL) akan dilanjutkan pada Oktober mendatang. Hal itu menyusul penandatanganan nota kesepahaman (MoU) penyelenggaraan olahraga aman Covid-19 yang diikuti pihak IBL dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis (17/9). Artinya seluruh kontestan IBL hanya punya waktu sebulan untuk mempersiapkan tim jelang restart Liga.

Kendati belum ada jadwal resmi, satu-satunya wakil Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) di IBL Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja (BPJ) sudah mulai melakukan persiapan. Ya, sejak awal bulan ini Nuke Tri Saputra cs digeber latihan oleh dua caretaker pelatih, yaitu manajer teknis tim kepelatihan Kartika Siti Aminah dan pelatih fisik Asep Nugroho.

Latihan fisik yang berlangsung secara daring itu berjalan cukup lancar. Bahkan menurut kedua caretaker itu, kondisi fisik para pemain dinilai menunjukkan progres yang positif. “Dari data naiknya cukup signifikan karena kami selalu monitoring setiap hari. Sebagian besar pemain bisa mencapai ukuran yang kami tentukan,” kata Kartika. Dikatakan, Azzaryan Pradhitya, Nuke Tri Saputra, dan Restu Dwi Purnomo, punya rapor bagus untuk fisik.

Lebih lanjut, Kartika berujar meski menunjukkan kenaikan signifkan sejumlah pemain diharapkan dapat meningkatkan kondisi mereka. Sebelum lanjut ke program berikutnya, seperti pemahaman game plan dan lain-lain. “Harusnya mereka bisa lebih lagi. Kami akan terus memonitoring lalu menganalisis kondisi mereka. Semuanya harus by data,” tandas eks asisten pelatih CLS itu.

Dijelaskan, sejauh ini tim pelatih kerap menggelar diskusi via daring bersama pemain membahas game plan atau skill individu. Para pemain juga dinilai dapat menjaga feeling ball dengan baik. Sehingga hal itu tak menjadi kekhawatiran bagi pelatih.

Dalam lanjutan IBL, BPJ akan berhadapan dengan Satya Wacana Salatiga, Amartha Hangtuah, Pacific Caesar, dan Prawira Bandung untuk berebut tiket ke babak selanjutnya. Adapun para pemain yang disiapkan menuju IBL di antaranya Tifan Pradita, Azzaryan Pradhitya, Reza Arfah, Yanuar Dwi Priasmoro, Melki Sedek, Restu Dwi Purnomo, Vincent Sanjaya, Nuke Tri Saputra, Ali Mustofa, dan Raylly Pratama. (ard/yog)

Jogja Sport