RADAR JOGJA – Sebanyak 172 atlet atletik Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) mengikuti latihan bersama di Stadion Atletik Tridadi, Sleman Minggu (30/8) pagi. Kegiatan yang digagas Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sleman itu diikuti oleh empat klub atletik di DIJ. Di antaranya Wonosari Atletik Club (Gunungkidul), Mega Sakti atletik klub dan BNHK (Kota Jogja), serta Speed atletik klub (Bantul).

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 07.00-09.00 itu dihadiri oleh Ketua Umum (Ketum) PASI DIJ Teguh Raharjo, perwakilan Dispora Sleman Riyang Sukrisman serta pemerhati atletik DIJ Rustamaji dan Haryanto.

Adapun beberapa nomor yang dipertandingkan, yaitu lompat jauh, lempar lembing, lempar cakram, tolak peluru, lari 60 m hingga lari 1500 m. “Acara berlangsung cukup lancar dan kegiatan ini khusus untuk pelajar dari tingkat SD, SMP, SMA, SMK,” ujar Ketum Pengkab PASI Sleman Aris Priyanto.

Aris menjelaskan kegiatan tersebut digelar untuk mengobati kerinduan para atlet terhadap suasana kompetisi. Maklum, sudah lima bulan mereka tak berkompetisi karena pandemi Covid-19. “Anak-anak sudah kangen kompetisi. Lalu, beberapa pelatih klub di DIJ berkomunikasi untuk mengadakan kegiatan sendiri dalam bentuk latihan bersama,” ujarnya.

Terlebih, Stadion Atletik Tridadi memang sudah dibuka sejak awal Agustus lalu. Sehingga, Sleman pun terpilih menjadi tuan rumah dalam latihan tersebut. “Kami dari PASI Sleman ingin menjembatani kegiatan ini. Kami mengundang empat klub atletik dari luar Sleman. Dari undangan ada 80 peserta luar Sleman dan 92 anak dari Sleman,” ucap Aris.

Karena masih dalam situasi pandemi, kegiatan tersebut berlangsung dengan memerhatikan protokol kesehatan yang ketat. Seperti, peserta diwajibkan memakai masker, dilakukan pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan, lalu per klub dikelompokkan dan diberi tempat duduk berjarak. (ard/bah)

Jogja Sport