RADAR JOGJA – Kabid Humas Polda DIJ Kombes Pol Yuliyanto memastikan belum ada perizinan terkait penyelengaraan Liga 1 di Jogjakarta. Hingga saat ini belum ada komunikasi atau informasi dari PSSI maupun operator penyelenggara liga PT Liga Indonesia Baru (LIB). Walau begitu dia mengakui sudah beredar tentang informasi tersebut.

Terkait perizinan sejatinya bukan wewenang Polda DIJ. Alur birokasi tetap mengarah langsung ke Mabes Polri. Pertimbangannya, Liga 1 adalah kegiatan bertaraf nasional. Artinya lingkup aktivitas tak hanya di lingkup Jogjakarta semata.

“Liga 1 ini kan nasional jadi perizinan penyelanggaraannya dari Mabes Polri bukan Polda DIJ. Nanti kalau misalnya Mabes sudah keluarkan ijin maka dari Polda akan backup,” jelasnya ditemui di Mapolresta Jogja, Kamis (16/7).

Perwira menengah tiga melati ini memastikan penerbitan ketentuan adalah wewenang Mabes Polri. Sementara untuk pengamanan bisa dilakukan oleh Polda wilayah. Tentunya setelah legalitas perijinan kegiatan telah terbit.

“Kalau diijinkan maka akan lakukan pengaman semaksimal. Tapi PSSI dan PT. LIB secara resmi belum bersurat walau informasi sudah ada. Kami masih menunggu pemberitahuan resmi,” katanya

Hal senada juga disampaikan Kapolres Sleman AKBP Anton Firmanto. Perwira menengah dua melati ini memastikan belum ada pemberitahuan ke jajaran Polres Sleman. Termasuk wacana Persipura akan menyewa Maguwoharjo Internasional Stadium (MIS).

Walau begitu, Anton memastikan jajarannya siap melakukan pengamanan. Terlebih melihat Polres Sleman telah berpengalaman dalam pengamanan Liga 1. Sementara itu, pihaknya masih menunggu pemberitahuan formal dari pihak penyelenggara. Selain itu berkoordinasi dengan Polda DIJ dan Mabes Polri.

“Kami juga belum tahu kegiatan tersebut (Liga 1). Nanti panitia kalau memang jadi pasti akan ada pemberitahuan terkait kegiatan. Melihat pengalaman yang lalu, Polres Sleman insyaallah siap amankan pelaksanannya,” ujarnya. (dwi/tif)

Jogja Sport