RADAR JOGJA –  Gelandang PSS Sleman Efdal Prastiyo usai ambil bagian dalam laga segitiga bertajuk Trofeo New Normal di Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (5/7). Diakui Efdal Trofeo tersebut diikuti untuk mengobati rasa rindu atmosfer pertandingan Super Elang Jawa -julukan PSS. Sebab, sudah empat bulan kompetisi Liga Indonesia ditangguhkan akibat wabah Covid-19.

Dalam laga yang berlangsung di lapangan Randumas Semayu itu diikuti tiga tim. Yakni, PFC Wonosobo, Purbalingga FC, dan Parlay FC. “Yang ngadain salah satu anggota DPRD Wonosobo. Alhamdulillah tim saya Parlay FC juara. Ini buat iseng saja sih,” katanya.

 

Lebih lanjut, eks Persitema Temanggung itu mengatakan sejak kompetisi dihentikan dirinya memang rutin berlatih bersama klub lokal di kampung halaman. Dalam sepekan dia bisa berlatih sebanyak tiga kali. “Untuk menjaga sentuhan bola biar nggak hilang. Kalau kompetisi lanjut jadi bisa lebih mudah beradaptasi,” ujarnya.

 

Dikatakan, dirinya juga sempat melakukan sparing dengan rekan setimnya di PSS Saddam Emiruddin Gaffar. Menurut pemain 21 tahun itu berlatih bersama di lapangan dinilai lebih efektif ketimbang berlatih mandiri dirumah. “Individual training tidak maksimal. Jelas beda kalau bersama tim bisa lebih kompak,” jelasnya.

 

Jika sesuai rencana kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 akan dimulai pada Oktober mendatang. Nah, Super Elja sendiri berencana menggelar latihan pada awal Agustus. Atau setelah masa tanggap darurat Covid-19 di DIJ berakhir pada 31 Juli nanti. (ard/din)

 

 

 

Jogja Sport