RADAR JOGJA – Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara enggan menanggapi rumor yang menyatakan dirinya sebagai salah satu calon pengganti Shin Tae-yong (STY) di Tim Nasional Indonesia senior. Belakangan, konflik antara STY dan PSSI memang memanas.

Pelatih asal Korea Selatan itu mengungkapkan banyak hal kepada media di negaranya. Shin curhat tentang bagaimana PSSI yang dia sebut tidak profesional, dengan banyaknya janji yang tidak bisa dipenuhi. Sementara PSSI sendiri membantah hal tersebut. Bahkan, PSSI mengeluarkan ancaman untuk memecat mantan pelatih tim nasional Korea Selatan itu.

Selain Seto, ada beberapa pelatih kenamaan lainnya di Liga Indonesia yang dirumorkan bisa menggantikan posisi STY. Ada nama pelatih Persib Bandung Robert Alberts. Ada pula sosok Rahmad Darmawan yang kini menukangi Madura United.

Kendati demikian, Seto enggan menanggapi rumor tersebut dengan serius. Menurut dia, sampai detik ini, Shin Tae-Yong masih berstatus pelatih kepala Timnas Indonesia. “Jadi itu hanya rumor,” kata Seto.

Seto juga enggan berandai-andai tentang kemungkinan dirinya melatih Timnas Indonesia, suatu hari nanti. Fokusnya saat ini adalah menangani PSIM Jogja. “Selalu saya sampaikan biar mengalir saja. Bagaimana Tuhan memberikan apa yang harus saya jalani,” jelasnya.

Nama Seto Nurdiyantara memang sedang naik dalam beberapa tahun terakhir. Terutama saat sosok berusia 46 tahun itu menukangi PSS Sleman selama beberapa musim. Bersama PSS, Seto dinilai berhasil menerapkan permainan indah dan efektif. (kur/din)

Jogja Sport