RADAR JOGJA – Persiba Bantul sempat menjadi tim yang diperhitungkan di belantika sepak bola tanah iir. Pada 2011 yang lalu, tim berjuluk Laskar Sultan Agung itu sempat menjadi juara Divisi Utama dan promosi ke Liga Super Indonesia.

Namun, kondisi Persiba dalam beberapa tahun terakhir cukup miris. Bahkan, pada kompetisi Liga 3 musim 2019 yang lalu, Persiba gagal melaju ke babak 16 besar putaran nasional Liga 3 meski mereka berstatus sebagai tuan rumah.

Kondisi itu cukup disayangkan oleh salah satu mantan pemain Persiba, Wahyu Tri Nugroho. Wahyu yang menjadi penjaga gawang utama saat Persiba juara di tahun 2011 itu. “Saya sempat menjadi bagian dari Persiba, melihat Persiba yang sekarang saya sedih dan prihatin,” katanya kepada Radar Jogja.

Ketika ditanya kira-kira apa yang membuat Persiba susah bangkit, Wahyu tidak bisa memberikan jawaban yang pasti. Menurut dia, mengurus sebuah klub itu tidak mudah. Pasti banyak tantangan yang harus dihadapi. “Ya harapannya semoga Persiba paling tidak bisa selevel dengan tim dari DIJ yang lain,” ujar Wahyu.

Lebih lanjut, Wahyu juga mengungkapkan bahwa saat ini ia sedang menetap di DIJ. Hal tersebut membuat kiper yang saat ini memperkuat Bhayangkara FC itu tak menutup kemungkinan untuk melanjutkan karier di klub-klub DIJ, termasuk Persiba Bantul. “Tentunya saya tidak lupa persan Persiba, jadi tak menutup kemungkinan untuk kembali. Juga dengan klub-klub lain di DIJ, maupun di Solo juga,” jelasnya.

Wahyu Tri Nugroho saat ini sudah berusia 33 tahun. Kendati demikian, kiper asal Sukoharjo itu masih bisa bersaing di kompetisi level tertinggi. Bahkan, sering kali, Wahyu bergantian dengan Awan Setho Raharjo menjadi kiper utama di Bhayangkara FC.

Wahyu mengungkapkan apa saja kiatnya untuk bisa tetap tampil konsisten. Mulai dari terus menjaga kondisi fisik, Wahyu juga mengaku ia memiliki sifat tak mau kalah. “Mungkin karena saya tidak mau kalah juga dengan pemain muda, pokoknya paling tidak harus bisa mengimbangi mereka,” tegas kiper pemilik tinggi badan 175 cm tersebut. (kur/bah)

Jogja Sport