RADAR JOGJA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) kembali memberikan bantuan peralatan kepada atlet pemusatan latihan daerah (Puslatda) PON XX Papua. Sebelumnya, bantuan serupa telah diberikan kepada cabang olahraga (Cabor) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) dan subcabor bola voli pantai DIJ.

Nah, kali ini giliran Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) DIJ dan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) DIJ yang menerima bantuan tersebut. Total masing-masing peralatan senilai Rp 29 juta dan Rp 40 jutaan. Adapun bantuan rugby diserahkan langsung Wakil Ketua II KONI DIJ Rumpis Agus Sudarko. Di antaranya tackle bag, tackle shield, pelindung gawang, bola, ladder agility, rompi, tas bola, cone 24 centimeter (cm), cone mangkok, dan gawang.

Sedangkan bantuan peralatan panjat tebing diserahkan oleh Sekretaris Umum (Sekum) KONI DIJ Agung Nugroho. Yakni, meliputi la sportiva cobra, harnes petzl hirundos, harnes petzl corax, harnes petzl falcon mountain, carabiner william petzl autolock, petzl djinn 17 cm, sling petzl 80 cm, roll and lock ct/kong, petzl grigri 2, dan petzl verso.

Agung menjelaskan, hampir keseluruhan dari 19 cabor / 24 subcabor Puslatda PON XX Papua telah menerima bantuan dan memesan peralatan sesuai kebutuhan masing-masing. Hanya saja, peralatan tersebut belum semuanya dapat dikirimkan karena terkendala proses pengiriman akibat pagebluk virus korona (Covid-19). “Saat ini sudah ada tiga cabor dan satu subcabor yang memberikan laporan resmi kepada KONI DIJ,” ujarnya.

Dikatakan, satu cabor belum mendapatkan bantuan yakni balap motor. Itu lantaran belum mendapatkan spesifikasi motor merk dan cc dari PB PON. “Belum bisa dibeli karena dari PB PON biasanya dua atau tiga bulan sebelum PON baru diketahui spesifikasi itu,” imbuh Agung.

Di sisi lain, KONI DIJ berharap pandemi Covid-19 segera berlalu. Sehingga peralatan-peralatan dapat segera diterima dan dipergunakan oleh atlet dan pelatih. Sebagai informasi, di ajang PON XX Papua rugby diperkuat dua tim yakni rugby putra dan rugby putri dengan masing-masing berjumlah 14 atlet dan enam pelatih. Sementara, panjat tebing diperkuat tiga atlet putri dan satu pelatih. (ard/din)

Jogja Sport